Suara Migran Nusantara Logo
BERITA

F-Buminu Sarbumusi Resmikan Pesantren Vokasi: Cetak Calon PMI yang Terampil dan Melek Hak

  admin admin · 
F-Buminu Sarbumusi Resmikan Pesantren Vokasi: Cetak Calon PMI yang Terampil dan Melek Hak
Gabung di WhatsApp Channel SMN untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang

Jakarta – Sebuah model baru dalam mempersiapkan calon pekerja migran Indonesia lahir dari rahim Federasi Buruh Migran Nusantara (F-Buminu) Sarbumusi. Pada April 2025, organisasi yang selama ini dikenal aktif mengadvokasi hak-hak PMI itu secara resmi meluncurkan Pesantren Vokasi — sebuah lembaga pendidikan yang dirancang khusus untuk membekali calon PMI sebelum mereka melangkah ke luar negeri.

Pesantren Vokasi ini bukan sekadar kursus kerja biasa. Ia menggabungkan empat pilar utama dalam programnya. Pertama, pelatihan keterampilan teknis yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja di negara-negara tujuan penempatan — mulai dari keahlian merawat bayi dan lansia untuk negara-negara Asia Timur dan Timur Tengah, hingga keterampilan di bidang perhotelan, kuliner, dan manufaktur untuk negara-negara Asia Tenggara.

Kedua, pelatihan bahasa asing yang intensif. Ketiga, edukasi hak-hak PMI: calon PMI diajarkan untuk memahami isi kontrak kerja, mengenali modus-modus penipuan, mengetahui ke mana melapor ketika menghadapi masalah, dan memahami hak-hak dasar mereka berdasarkan hukum internasional dan hukum Indonesia. Keempat, literasi keuangan: bagaimana mengelola remitansi dengan bijak, merencanakan keuangan keluarga, dan mempersiapkan modal untuk usaha setelah kembali dari luar negeri.

“Kami percaya bahwa calon PMI yang dipersiapkan dengan baik — yang tahu keterampilan, tahu haknya, dan tahu cara mengelola uangnya — memiliki peluang jauh lebih besar untuk menjadi PMI yang sukses dan aman di luar negeri,” ujar Ketua Umum F-Buminu Sarbumusi, Ali Nurdin, dalam acara peresmian pesantren.

Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) Mukhtarudin, yang menerima audiensi F-Buminu Sarbumusi pada Oktober 2025, mengapresiasi model pesantren vokasi ini dan mendorong sinergi yang lebih erat antara KP2MI dan F-Buminu Sarbumusi dalam penguatan keterampilan dan pemberdayaan calon PMI.

Ke depan, F-Buminu Sarbumusi berambisi mengembangkan model Pesantren Vokasi ini menjadi pondok pelatihan multibahasa yang lebih komprehensif — sebuah ekosistem lengkap yang bisa direplikasi di kantong-kantong PMI di seluruh Indonesia.

“Perlindungan PMI yang paling efektif dimulai jauh sebelum keberangkatan. Dan itu dimulai dari sini — dari pesantren ini,” pungkas Ali Nurdin.

Buminu Buminu Sarbumusi Buruh migran Calon Pekerja Migran Indonesia F-Buminu Sarbumusi Migrasi Aman pemberdayaan PMI pesantren vokasi Sarbumusi
Berita Terkait
Waspada! Modus TPPO Berkedok Lowongan Kerja Online Semakin Canggih Sasar Calon PMI
BERITA
Waspada! Modus TPPO Berkedok Lowongan Kerja Online Semakin Canggih Sasar Calon PMI
6 May 2026
Ratifikasi ILO C188: Antara Standar Global dan Realitas Perlindungan Nelayan yang Masih Rapuh
BERITA
Ratifikasi ILO C188: Antara Standar Global dan Realitas Perlindungan Nelayan yang Masih Rapuh
5 May 2026
PMI Indramayu Tewas di Arab Saudi: F-Buminu Desak Pemerintah Perkuat Diplomasi Hukum
BERITA
PMI Indramayu Tewas di Arab Saudi: F-Buminu Desak Pemerintah Perkuat Diplomasi Hukum
5 May 2026