Suara Migran Nusantara Logo
BERITA

Kasus Kekerasan terhadap PMI Kembali Terungkap di Asia Tenggara

  admin admin · 
Gabung di WhatsApp Channel SMN untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang

JAKARTA, — Serangkaian kasus kekerasan terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI) kembali terungkap di kawasan Asia Tenggara. Di Myanmar, sejumlah TKI yang direkrut dengan janji pekerjaan layak ditemukan dipaksa bekerja tanpa upah dalam kondisi menyerupai perbudakan di wilayah Myawaddy, daerah konflik, berlangsung dari Agustus 2024 hingga Februari 2025. Pada awal 2025, beberapa korban berhasil menghubungi KBRI untuk meminta pertolongan.

Koordinator advokasi dari Jaringan Buruh Migran, Nining Elitos, menyatakan kasus Myanmar mencerminkan lemahnya koordinasi ASEAN dalam menangani perdagangan orang lintas batas. “ASEAN Convention Against Trafficking in Persons (ACTIP) sudah ada, tetapi mekanisme penegakannya sangat lemah. Korban seringkali tidak punya akses ke bantuan hukum,” ungkapnya di Jakarta. Di Malaysia, kasus penyekapan dan penahanan paspor PMI juga terus terungkap.

Laporan Kedutaan Besar AS mengkonfirmasi bahwa pekerja domestik asal Indonesia di beberapa negara Asia Tenggara mengalami indikator perdagangan orang termasuk jam kerja panjang, ketiadaan kontrak resmi, kekerasan fisik, dan upah tidak dibayarkan. Banyak korban berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT) yang merupakan provinsi dengan tingkat PMI illegal dan pengaduan PMI bermasalah tertinggi. Pemerintah melalui Bareskrim Polri berkomitmen meningkatkan kerja sama dengan kepolisian negara penempatan.

BP2MI Buruh migran CPMI Kekerasan terhadap PMI migran pekerja migran Pekerja Migran Indonesia PMI TKI TKW
Berita Terkait
Yayasan Mawar Bina Insani Kolaborasi Bersama SPPG Kebonturi Geliatkan Qurban Idul Adha
BERITA
Yayasan Mawar Bina Insani Kolaborasi Bersama SPPG Kebonturi Geliatkan Qurban Idul Adha
28 May 2026
Ali Nurdin Tawarkan Reformasi Sistemik: UU 18/2017 Tidak Cukup Ditambal, Harus Diubah Total
BERITA
Ali Nurdin Tawarkan Reformasi Sistemik: UU 18/2017 Tidak Cukup Ditambal, Harus Diubah Total
26 May 2026
Aktivis Desak Keagenan Awak Kapal Wajib Punya Deposito: Jaminan Nyata Bagi Pelaut Migran
BERITA
Aktivis Desak Keagenan Awak Kapal Wajib Punya Deposito: Jaminan Nyata Bagi Pelaut Migran
25 May 2026