SARBUMUSI KSA Dampingi Proses Pemulangan Hingga Pemakaman PMI Asal Bandung di Jeddah
Jeddah, Arab Saudi – Komitmen dalam memberikan pendampingan kepada Pekerja Migran Indonesia (PMI) kembali ditunjukkan oleh Komite SARBUMUSI Kerajaan Arab Saudi (KSA). Ketua SARBUMUSI KSA bersama tim bergerak cepat mendampingi almarhumah Rukmini binti Damin, seorang PMI asal Bandung, sejak proses administrasi di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah hingga proses pemakamannya di Arab Saudi.
Ketua SARBUMUSI KSA menjelaskan bahwa pada 2 Agustus 2026, pihaknya mendampingi almarhumah Rukmini memenuhi panggilan dari KJRI Jeddah untuk mengurus pembuatan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) sebagai salah satu persyaratan proses sidik jari di Imigrasi Arab Saudi.
Setelah seluruh proses pembuatan SPLP dan pengajuan sidik jari selesai, almarhumah diantar kembali ke tempat tinggalnya di kawasan Bawadi 1, Jeddah. Namun, sesampainya di rumah, kondisi kesehatannya mendadak menurun akibat kadar gula darah yang meningkat secara drastis. Kondisi tersebut berlangsung selama kurang lebih 24 jam.
“Pada tanggal 3 Agustus 2026 sekitar pukul 18.30 waktu Arab Saudi, Ibu Rukmini akhirnya meninggal dunia. Mendapat kabar tersebut, kami langsung bergerak menuju kediaman almarhumah untuk mempersiapkan seluruh dokumen yang dibutuhkan oleh pihak kepolisian serta berkoordinasi dengan KJRI Jeddah agar proses penanganan jenazah dapat berjalan dengan baik,” ujar Ketua SARBUMUSI KSA.
Koordinasi antara SARBUMUSI KSA dan KJRI Jeddah berlangsung dengan cepat. Perwakilan KJRI Jeddah segera mendatangi lokasi dan memberikan pendampingan dalam seluruh proses administrasi serta pengurusan pemakaman sesuai ketentuan yang berlaku di Arab Saudi.
Setelah seluruh tahapan administrasi dan perizinan selesai, pada 6 Agustus 2026 almarhumah Rukmini akhirnya dimakamkan di Arab Saudi.Ketua SARBUMUSI KSA menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada KJRI Jeddah atas respons cepat dan kerja sama yang diberikan.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada KJRI Jeddah yang telah membantu seluruh proses pengurusan hingga pemakaman almarhumah Ibu Rukmini. Sinergi antara perwakilan pemerintah Indonesia dan organisasi masyarakat sangat penting agar setiap PMI yang menghadapi musibah di luar negeri memperoleh pendampingan yang layak dan bermartabat,” ungkapnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa perlindungan terhadap Pekerja Migran Indonesia tidak hanya diperlukan selama masa bekerja, tetapi juga ketika menghadapi keadaan darurat maupun musibah. Kolaborasi antara perwakilan pemerintah dan organisasi pendamping di negara penempatan menjadi bagian penting dalam memastikan hak-hak PMI tetap terpenuhi hingga akhir hayatnya.
Semoga almarhumah Rukmini binti Damin mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan.
Discover more from suaramigrannusantara.org
Subscribe to get the latest posts sent to your email.