Mengapa Bibi layak ditangkap oleh ICC maupun Red Notice Interpol
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yang dikenal luas sebagai Bibi, tetap bebas dan memegang kekuasaan meskipun terdapat surat perintah penangkapan yang masih aktif dari Mahkamah Pidana Internasional (ICC) serta permintaan baru dari Turki untuk penerbitan Red Notice Interpol.
ICC mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Netanyahu pada 21 November 2024, bersama dengan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant.
Mahkamah tersebut menuduh mereka melakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan yang berkaitan dengan operasi militer Israel di Gaza menyusul serangan Hamas pada 7 Oktober 2023. Tuduhan tersebut mencakup penggunaan kelaparan sebagai metode peperangan.
Pada 21 Agustus 2026, Menteri Kehakiman Turki Akın Gürlek mengumumkan bahwa Turki telah secara resmi meminta Interpol untuk mengeluarkan Red Notice terhadap Netanyahu. Permintaan tersebut didasarkan pada kasus pengadilan Turki yang terkait dengan pencegatan Armada Global Sumud pada tahun 2025, dengan tuduhan mencakup genosida dan kejahatan terhadap kemanusiaan.
Berikut adalah ringkasan laporan utama jumlah korban jiwa warga Palestina selama operasi militer yang terjadi saat Netanyahu berkuasa:
| Tahun/Periode | Perkiraan Korban Jiwa Palestina | Peristiwa / Operasi | Keterangan |
|---|---|---|---|
| 2012 | ±160 orang | Operasi Pillar of Defense | Operasi militer Israel di Gaza pada November 2012. |
| 2014 | ±2.200 orang | Operasi Protective Edge | Konflik besar antara Israel dan Hamas yang berlangsung selama sekitar tujuh minggu. |
| 2021 | ±250 orang | Operasi Guardian of the Walls | Eskalasi militer Israel–Hamas yang berlangsung pada Mei 2021. |
| 2023–2026 | Lebih dari 73.400 orang | Perang Gaza | Konflik yang masih berlanjut hingga periode sekarang. |
Otoritas Turki menyatakan bahwa surat perintah penangkapan tingkat domestik telah dikeluarkan pada bulan Juli sebelum permintaan dikirimkan ke Interpol. Selama Netanyahu tetap menjabat, pada akhirnya akan menghadapi penangkapan di bawah surat perintah ICC atau melalui Interpol.
Red Notice Imterpol, bermaksud setelah diterbitkan, disebarkan ke seluruh negara anggota Interpol dengan permintaan untuk melacak dan menahan individu tersebut secara sementara. Kemudian mengekstradisi ke Turki. Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, lebih dari 73.400 warga Palestina telah tewas dan lebih dari 174.000 lainnya luka-luka di Gaza sejak perang dimulai pada 7 Oktober 2023.
Untuk saat ini, Benjamin Netanyahu tetap memegang jabatan di Israel. surat perintah penangkapan ICC maupun permintaan Turki untuk Red Notice telah menanti didepan mata Benyamin Netanyahu.
Discover more from suaramigrannusantara.org
Subscribe to get the latest posts sent to your email.