Suara Migran Nusantara Logo
BERITA

Dua PMI Asal Jembrana Meninggal di Luar Negeri, Satu Kecelakaan di Guyana dan Satu Stroke di Polandia

  Admin2 · 
Sumber: https://cdn-jpr.jawapos.com/images/5/2026/08/31/ilustrasi-jenazah-pekerja-migran-gambar-geminiradar-bali-v4mIl.webp
Gabung di WhatsApp Channel SMN untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang

JEMBRANA — Kabar duka kembali datang dari pekerja migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Jembrana, Bali. Dalam rentang waktu berdekatan, dua PMI asal daerah tersebut meninggal dunia saat bekerja di luar negeri. Satu di antaranya, I Komang Tedy Arsa Bantara Putra, meninggal akibat kecelakaan lalu lintas di Guyana, Amerika Selatan. Sementara PMI lainnya, I Komang Yudi Sutawan, meninggal di Polandia setelah sempat menjalani perawatan selama lima hari akibat stroke.

Tedy Meninggal dalam Kecelakaan di Guyana

I Komang Tedy Arsa Bantara Putra, PMI asal Desa Perancak, Kecamatan Jembrana, meninggal dunia setelah kendaraan yang ditumpanginya mengalami kecelakaan di Jalan Raya Timehri, Guyana, pada 27 Agustus 2026 dini hari waktu setempat. Tedy diketahui baru tiba di Guyana dan sedang dalam perjalanan menuju tempat kerjanya menggunakan kendaraan yang dijemput oleh perusahaan dari bandara.

Dalam kecelakaan tersebut, Tedy bukan satu-satunya korban warga negara Indonesia. Seorang WNI lainnya, Edy Ansyori Sukri, juga dilaporkan meninggal dunia. Kendaraan yang membawa rombongan tersebut terlibat dalam kecelakaan yang melibatkan tiga kendaraan. Aparat setempat masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara lengkap penyebab dan kronologi kecelakaan.

Menurut keterangan Perbekel Perancak, I Nyoman Wijana, keluarga Tedy memperoleh informasi mengenai musibah tersebut dari pihak manajemen perusahaan tempat korban bekerja. Pemerintah desa kemudian turut mendampingi keluarga dalam proses administrasi dan koordinasi pemulangan jenazah ke Indonesia.

Tedy diketahui berangkat ke Guyana untuk kedua kalinya pada 26 Agustus 2026 dan bekerja di sektor offshore. Dengan demikian, peristiwa kecelakaan tersebut terjadi hanya berselang sehari setelah keberangkatannya. Proses pemulangan jenazah masih dikoordinasikan oleh pihak keluarga, pemerintah daerah, dan pihak terkait.

Yudi Meninggal Setelah Lima Hari Dirawat di Polandia

Kabar duka lainnya datang dari I Komang Yudi Sutawan, PMI asal Desa Yeh Sumbul, Kecamatan Mendoyo, Jembrana. Yudi meninggal dunia di Polandia pada Minggu, 23 Agustus 2026, setelah sebelumnya menjalani perawatan di rumah sakit setempat selama lima hari. Informasi awal dari pihak perusahaan penempatan menyebutkan Yudi meninggal karena stroke.

Yudi bekerja di Pabrik Ayam Plukon yang berada di Sieradz, Polandia. Sebelum meninggal, kondisi kesehatannya mengharuskan ia mendapatkan perawatan medis di rumah sakit. Perwakilan KBRI Polandia bahkan dilaporkan telah mendatangi rumah sakit pada 21 Agustus 2026 untuk melakukan koordinasi dengan pihak perusahaan.

Kepala Bidang Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Jembrana, Putu Agus Arimbawa, membenarkan informasi mengenai meninggalnya Yudi. Pemerintah daerah menerima informasi tersebut melalui perusahaan penempatan tenaga kerja dan menyebut penyebab awal kematian adalah stroke setelah korban menjalani perawatan selama lima hari.

Pemulangan Jenazah Menjadi Perhatian Bersama

Setelah kabar kematian Yudi diterima, sejumlah pihak melakukan koordinasi untuk proses pemulangan jenazah ke Indonesia. Pihak yang terlibat antara lain Pemerintah Kabupaten Jembrana, KBRI Polandia, Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), BP2MI/BP3MI Bali, Dinas Tenaga Kerja Provinsi Bali, komunitas Semeton PMI Krama Bali di Polandia, serta agensi penempatan tenaga kerja.

Hal serupa juga dilakukan terhadap jenazah Tedy yang meninggal di Guyana. Pemerintah desa bersama keluarga dan pihak terkait tengah melakukan koordinasi administratif serta pengurusan pemulangan jenazah. Proses tersebut membutuhkan koordinasi lintas negara karena lokasi kejadian berada jauh dari Indonesia dan melibatkan otoritas setempat.

Dua Peristiwa, Dua Bentuk Kerentanan PMI

Dua kasus tersebut memperlihatkan bahwa risiko yang dihadapi PMI di luar negeri tidak hanya berkaitan dengan persoalan hubungan kerja, tetapi juga keselamatan perjalanan dan kondisi kesehatan selama berada di negara penempatan. Kasus Tedy menunjukkan risiko keselamatan transportasi dan perjalanan menuju lokasi kerja, sedangkan kasus Yudi menunjukkan pentingnya akses terhadap layanan kesehatan dan mekanisme perlindungan ketika seorang PMI mengalami kondisi medis serius.

Bagi pemerintah daerah dan pemerintah pusat, kedua kasus tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa perlindungan PMI tidak berhenti ketika seorang pekerja berhasil ditempatkan di negara tujuan. Perlindungan harus mencakup seluruh siklus migrasi, mulai dari keberangkatan, perjalanan menuju tempat kerja, kondisi kerja, akses terhadap layanan kesehatan, hingga mekanisme pemulangan ketika pekerja meninggal dunia.

Kematian dua PMI asal Jembrana tersebut juga menempatkan keluarga korban sebagai pihak yang membutuhkan perhatian serius. Di tengah kehilangan anggota keluarga, mereka harus menghadapi proses administratif, koordinasi dengan perusahaan penempatan, otoritas negara tujuan, perwakilan diplomatik Indonesia, serta pengurusan pemulangan jenazah.

Karena itu, setiap kasus kematian PMI di luar negeri semestinya tidak berhenti pada proses pemulangan jenazah. Pemerintah perlu memastikan penyebab kematian terdokumentasi secara transparan, hak-hak korban dan keluarga terpenuhi, serta seluruh kewajiban perusahaan penempatan dan pemberi kerja diperiksa sesuai ketentuan yang berlaku.

Kasus Tedy di Guyana dan Yudi di Polandia memiliki penyebab kematian yang berbeda. Tedy meninggal dalam kecelakaan lalu lintas ketika perjalanan menuju tempat kerja, sedangkan Yudi meninggal setelah mengalami stroke dan menjalani perawatan selama lima hari. Pembedaan fakta tersebut penting agar pemberitaan tidak mencampuradukkan dua peristiwa dan agar setiap kasus dapat ditangani sesuai karakter persoalan serta kebutuhan perlindungan terhadap PMI dan keluarganya.


Discover more from suaramigrannusantara.org

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

amerika berita BP2MI BP3MI Buminu Buruh migran CPMI Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia KP2MI migran pekerja migran PMI
Berita Terkait
Sumber: https://image.jpnn.com/resize/1200x800-80/arsip/normal/2026/09/10/forum-media-voice-indonesia-bersama-bogor-media-siber-networ-boyx.jpg
BERITA
Korban TPPO Kembali Bekerja ke Luar Negeri, Pemulihan Terbentur Kebutuhan Ekonomi
11 Sep 2026
Sumber: https://rri-portal-app-assets.obs.ap-southeast-4.myhuaweicloud.com/upload/berita/image/cirebon/thumbs/full_1785239825720789_c8162bb055_berita_cirebon.webp
BERITA
Nadia Permatasari Mengaku Disekap di Tiongkok, Disnaker Indramayu Sebut Keberangkatan Diduga Ilegal
11 Sep 2026
Sumber: https://delapanmedia.sgp1.digitaloceanspaces.com/riauaktual/6756903559-whatsapp-image-2026-09-07-at-11-16-51.jpeg
BERITA
Polda Riau Gagalkan Pengiriman 10 Calon PMI Nonprosedural ke Malaysia
11 Sep 2026