<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bandung Barat Archives - suaramigrannusantara.org</title>
	<atom:link href="https://suaramigrannusantara.org/tag/bandung-barat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suaramigrannusantara.org/tag/bandung-barat/</link>
	<description>Suara Migran, Suara Keadilan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 14 Oct 2026 04:02:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://suaramigrannusantara.org/wp-content/uploads/2026/02/cropped-WhatsApp-Image-2026-02-27-at-10.04.27-1-32x32.png</url>
	<title>Bandung Barat Archives - suaramigrannusantara.org</title>
	<link>https://suaramigrannusantara.org/tag/bandung-barat/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Baru Sebulan Bekerja di Dubai, PMI Asal Bandung Barat Diduga Disekap dan Dianiaya</title>
		<link>https://suaramigrannusantara.org/2026/10/baru-sebulan-bekerja-di-dubai-pmi-asal-bandung-barat-diduga-disekap-dan-dianiaya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Oct 2026 04:02:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[Bandung Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[BP2MI]]></category>
		<category><![CDATA[Buminu]]></category>
		<category><![CDATA[Buruh migran]]></category>
		<category><![CDATA[CPMI]]></category>
		<category><![CDATA[HAM]]></category>
		<category><![CDATA[iran]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[KP2MI]]></category>
		<category><![CDATA[migran]]></category>
		<category><![CDATA[Migrasi]]></category>
		<category><![CDATA[pekerja migran]]></category>
		<category><![CDATA[Pekerja Migran Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suaramigrannusantara.org/?p=8231</guid>

					<description><![CDATA[<p>BANDUNG BARAT – Siti Nurhaidah Pratiwi (36), Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, diduga...</p>
<p>The post <a href="https://suaramigrannusantara.org/2026/10/baru-sebulan-bekerja-di-dubai-pmi-asal-bandung-barat-diduga-disekap-dan-dianiaya/">Baru Sebulan Bekerja di Dubai, PMI Asal Bandung Barat Diduga Disekap dan Dianiaya</a> appeared first on <a href="https://suaramigrannusantara.org">suaramigrannusantara.org</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">BANDUNG BARAT – Siti Nurhaidah Pratiwi (36), Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, diduga mengalami penyekapan dan kekerasan saat bekerja di Dubai, Uni Emirat Arab. Setelah baru sekitar sebulan bekerja, keluarga menerima kabar bahwa Siti mengalami masalah di tempat kerja dan ingin meninggalkan lokasi tersebut. Namun, hingga 13 Oktober 2026, keberadaan dan kondisi terkini Siti belum diketahui secara pasti.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kekhawatiran keluarga meningkat setelah komunikasi dengan Siti terputus. Keluarga mengaku sempat menerima pesan yang diduga dikirim Siti pada 3 Oktober 2026. Dalam pesan tersebut, ia meminta pertolongan dan menyampaikan bahwa dirinya diduga disekap serta tidak leluasa meninggalkan tempatnya berada.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keluarga juga mengaku sempat melihat luka pada tubuh Siti melalui komunikasi sebelumnya. Setelah itu, muncul pesan suara dari nomor lain yang menyebutkan bahwa Siti dalam keadaan aman dan telah bekerja di tempat lain. Namun, keluarga belum dapat memastikan kebenaran informasi tersebut karena upaya menghubungi Siti melalui panggilan video maupun meminta foto terbarunya tidak mendapat respons.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Situasi tersebut membuat keluarga semakin khawatir terhadap keselamatan Siti. Mereka menduga kondisi komunikasi yang tidak biasa itu mungkin berkaitan dengan ancaman yang dialaminya. Meski demikian, dugaan penyekapan dan kekerasan masih memerlukan verifikasi melalui penelusuran aparat serta instansi berwenang di Indonesia dan Uni Emirat Arab.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bandung Barat telah menerima laporan keluarga dan melakukan penelusuran awal. Kepala Bidang Pelatihan, Produktivitas, Penempatan Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Disnakertrans Bandung Barat, Dewi Andani, menyatakan pemerintah daerah telah menyurati Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Luar Negeri untuk meminta bantuan penelusuran keberadaan Siti.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Disnaker juga masih menelusuri proses keberangkatan, status penempatan, kelengkapan dokumen, serta legalitas pihak-pihak yang diduga membantu keberangkatan Siti ke Dubai. Informasi mengenai peran perantara dan jalur penempatan tersebut perlu diklarifikasi lebih lanjut agar penanganan kasus dapat dilakukan berdasarkan fakta yang terverifikasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Siti diketahui berangkat ke Dubai pada September 2026 untuk bekerja sebagai pekerja rumah tangga. Pada awal kedatangannya, ia masih dapat berkomunikasi dengan keluarga. Namun, setelah mengalami persoalan di tempat kerja dan menyampaikan keinginan untuk pergi, komunikasi semakin sulit hingga akhirnya keluarga kehilangan kontak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menyatakan akan terus menanyakan perkembangan laporan kepada kementerian terkait dan menyampaikan informasi yang diterima kepada keluarga. Prioritas penanganan saat ini adalah memastikan keberadaan, kondisi kesehatan, dan keselamatan Siti, sekaligus mengupayakan pertolongan serta kepulangannya ke Indonesia apabila situasi dan prosedur memungkinkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kasus ini kembali menyoroti risiko yang dapat dihadapi pekerja migran ketika proses perekrutan dan penempatannya tidak terverifikasi dengan baik. Keberangkatan melalui pihak perantara yang status dan legalitasnya belum jelas dapat menyulitkan pelacakan ketika pekerja menghadapi kekerasan, pembatasan kebebasan, atau persoalan ketenagakerjaan di negara tujuan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena itu, penanganan kasus Siti perlu dilakukan melalui koordinasi antara pemerintah daerah, kementerian terkait, aparat penegak hukum, dan perwakilan Republik Indonesia di Uni Emirat Arab. Selain memastikan keselamatan pekerja, penelusuran juga diperlukan untuk mengetahui proses keberangkatan dan mengidentifikasi pihak-pihak yang mungkin bertanggung jawab apabila ditemukan pelanggaran hukum.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hingga 13 Oktober 2026, lokasi Siti belum dipastikan dan komunikasi langsung dengan keluarga belum kembali terjalin secara meyakinkan. Dugaan penyekapan dan penganiayaan masih membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut. Keluarga berharap pemerintah dapat segera memastikan kondisi Siti, memberikan perlindungan yang diperlukan, dan membantu memulangkannya ke Tanah Air dengan selamat.</p>
<p>The post <a href="https://suaramigrannusantara.org/2026/10/baru-sebulan-bekerja-di-dubai-pmi-asal-bandung-barat-diduga-disekap-dan-dianiaya/">Baru Sebulan Bekerja di Dubai, PMI Asal Bandung Barat Diduga Disekap dan Dianiaya</a> appeared first on <a href="https://suaramigrannusantara.org">suaramigrannusantara.org</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://static.promediateknologi.id/crop/0x0:0x0/1200x0/webp/photo/p1/79/2026/10/12/Sri-Nurhaida-Pratiwi-36-Pekerja-Migran-Indonesia-PMI-asal-Kampung-Sukatani-3162665671.jpg" medium="image"></media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
