<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kampanye Migrasi Aman Archives - suaramigrannusantara.org</title>
	<atom:link href="https://suaramigrannusantara.org/tag/kampanye-migrasi-aman/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suaramigrannusantara.org/tag/kampanye-migrasi-aman/</link>
	<description>Suara Migran, Suara Keadilan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 01 Sep 2026 12:50:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://suaramigrannusantara.org/wp-content/uploads/2026/02/cropped-WhatsApp-Image-2026-02-27-at-10.04.27-1-32x32.png</url>
	<title>Kampanye Migrasi Aman Archives - suaramigrannusantara.org</title>
	<link>https://suaramigrannusantara.org/tag/kampanye-migrasi-aman/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Disnaker Lebak Perkuat Pencegahan TPPO, 152 PMI Diberangkatkan ke 14 Negara</title>
		<link>https://suaramigrannusantara.org/2026/09/disnaker-lebak-perkuat-pencegahan-tppo-152-pmi-diberangkatkan-ke-14-negara/</link>
					<comments>https://suaramigrannusantara.org/2026/09/disnaker-lebak-perkuat-pencegahan-tppo-152-pmi-diberangkatkan-ke-14-negara/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 22:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[BP2MI]]></category>
		<category><![CDATA[Buminu]]></category>
		<category><![CDATA[Buruh migran]]></category>
		<category><![CDATA[Calon Pekerja Migran Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[CPMI]]></category>
		<category><![CDATA[HAM]]></category>
		<category><![CDATA[Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[Kampanye Migrasi Aman]]></category>
		<category><![CDATA[KP2MI]]></category>
		<category><![CDATA[migran]]></category>
		<category><![CDATA[pekerja migran]]></category>
		<category><![CDATA[PMI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suaramigrannusantara.org/?p=5406</guid>

					<description><![CDATA[<p>LEBAK, BANTEN — Pemerintah Kabupaten Lebak, Banten, memperkuat upaya pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) melalui sosialisasi kepada calon Pekerja...</p>
<p>The post <a href="https://suaramigrannusantara.org/2026/09/disnaker-lebak-perkuat-pencegahan-tppo-152-pmi-diberangkatkan-ke-14-negara/">Disnaker Lebak Perkuat Pencegahan TPPO, 152 PMI Diberangkatkan ke 14 Negara</a> appeared first on <a href="https://suaramigrannusantara.org">suaramigrannusantara.org</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>LEBAK, BANTEN</strong> — Pemerintah Kabupaten Lebak, Banten, memperkuat upaya pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) melalui sosialisasi kepada calon Pekerja Migran Indonesia (PMI). Edukasi tersebut diarahkan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai prosedur penempatan yang legal sekaligus mencegah calon pekerja menjadi korban perekrutan dan penempatan nonprosedural.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Lebak mencatat sebanyak <strong>152 pekerja migran asal Lebak telah diberangkatkan ke 14 negara di Asia dan Eropa</strong>. Negara tujuan antara lain Arab Saudi, Jepang, Malaysia, Singapura, Hong Kong, Taiwan, Jerman, Turki, serta sejumlah negara di kawasan Teluk.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah daerah menilai keberangkatan melalui jalur resmi merupakan salah satu instrumen penting dalam memberikan perlindungan kepada PMI. Proses migrasi yang mengikuti ketentuan memungkinkan identitas pekerja, pemberi kerja, kontrak kerja, serta negara dan sektor penempatan dapat diverifikasi oleh pihak berwenang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebaliknya, keberangkatan secara nonprosedural dapat meningkatkan kerentanan pekerja terhadap berbagai bentuk eksploitasi. Dalam sejumlah kasus TPPO, calon pekerja direkrut dengan iming-iming pekerjaan dan penghasilan tinggi, tetapi kemudian menghadapi persoalan seperti penahanan dokumen, jeratan utang, pembatasan kebebasan bergerak, kekerasan, hingga kondisi kerja yang tidak sesuai dengan kesepakatan awal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena itu, sosialisasi pencegahan TPPO perlu ditempatkan bukan sekadar sebagai penyampaian informasi administratif, tetapi sebagai bagian dari sistem perlindungan pekerja migran sejak tahap sebelum bekerja. Calon PMI perlu mendapatkan informasi mengenai legalitas perekrut, prosedur penempatan, kontrak kerja, biaya penempatan, kondisi pekerjaan, negara tujuan, hak dan kewajiban pekerja, serta mekanisme pengaduan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Data penempatan PMI asal Lebak juga menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap pasar kerja internasional cukup beragam. Para pekerja ditempatkan pada sektor formal maupun nonformal, antara lain sebagai perawat bayi dan lansia, pekerja salon, tenaga pada bidang aksesori kendaraan, penjaga toko, pekerja pabrik, mekanik atau pekerja bengkel, asisten rumah tangga, sopir, serta berbagai pekerjaan di sektor industri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keragaman sektor tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya peningkatan kompetensi calon PMI. Pelindungan tidak hanya ditentukan oleh status keberangkatan yang prosedural, tetapi juga oleh kesiapan keterampilan, kemampuan memahami kontrak kerja, literasi keuangan, penguasaan bahasa negara tujuan, serta pengetahuan mengenai hak-hak pekerja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam kebijakan nasional, pencegahan TPPO dan penempatan nonprosedural juga ditekankan melalui penguatan edukasi dan kampanye migrasi aman. Keputusan Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/BP2MI Nomor 241 Tahun 2026 tentang Kampanye Nasional Migran Aman menempatkan pencegahan sebagai agenda yang perlu dilakukan secara partisipatif, kolaboratif, berkelanjutan, dan berbasis data.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendekatan tersebut menempatkan pemerintah daerah dan pemerintah desa sebagai aktor penting dalam membangun sistem pencegahan dari tingkat paling dekat dengan masyarakat. Informasi mengenai migrasi kerja ke luar negeri idealnya tersedia sebelum seseorang menerima tawaran pekerjaan, sehingga calon PMI memiliki kesempatan untuk melakukan verifikasi dan mengambil keputusan berdasarkan informasi yang memadai.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam konteks tersebut, keberadaan <strong>152 PMI asal Lebak yang diberangkatkan ke 14 negara</strong> tidak semata-mata dapat dibaca sebagai capaian penempatan tenaga kerja. Angka tersebut juga menggambarkan tanggung jawab pemerintah untuk memastikan setiap proses migrasi berlangsung sesuai prinsip perlindungan, mulai dari perekrutan, pelatihan, penempatan, selama bekerja di luar negeri, hingga kepulangan ke daerah asal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penguatan koordinasi antara Disnaker, pemerintah desa, aparat penegak hukum, lembaga pelindungan pekerja migran, masyarakat sipil, serta keluarga PMI menjadi penting untuk menutup ruang bagi praktik perekrutan ilegal. Masyarakat juga perlu diberikan kanal yang mudah diakses untuk melaporkan indikasi perekrutan mencurigakan sebelum calon pekerja diberangkatkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pencegahan TPPO pada akhirnya tidak cukup hanya dilakukan setelah terjadi kasus. Sistem yang efektif harus mampu bekerja pada tahap <strong>sebelum perekrutan, saat proses penempatan, selama PMI bekerja, dan ketika pekerja kembali ke Indonesia</strong>. Dengan demikian, sosialisasi migrasi aman dapat menjadi bagian dari kebijakan perlindungan yang konkret, bukan sekadar kegiatan penyuluhan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi Kabupaten Lebak, penguatan sistem tersebut menjadi semakin penting seiring terbukanya peluang kerja internasional bagi masyarakat. Keberhasilan pemerintah daerah tidak semestinya hanya diukur dari bertambahnya jumlah PMI yang ditempatkan di luar negeri, tetapi juga dari kemampuan memastikan bahwa setiap warga yang bermigrasi untuk bekerja memperoleh <strong>informasi yang benar, proses yang legal, pekerjaan yang layak, perlindungan hukum, dan akses terhadap keadilan ketika haknya dilanggar</strong>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan perspektif tersebut, pencegahan TPPO bukan hanya persoalan penegakan hukum terhadap pelaku perdagangan orang. Ia merupakan bagian integral dari tata kelola migrasi tenaga kerja yang menempatkan keselamatan, hak asasi, dan martabat pekerja migran sebagai tujuan utama kebijakan.</p>
<p>The post <a href="https://suaramigrannusantara.org/2026/09/disnaker-lebak-perkuat-pencegahan-tppo-152-pmi-diberangkatkan-ke-14-negara/">Disnaker Lebak Perkuat Pencegahan TPPO, 152 PMI Diberangkatkan ke 14 Negara</a> appeared first on <a href="https://suaramigrannusantara.org">suaramigrannusantara.org</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suaramigrannusantara.org/2026/09/disnaker-lebak-perkuat-pencegahan-tppo-152-pmi-diberangkatkan-ke-14-negara/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<media:content url="https://infopublik.id/assets/upload/headline//WhatsApp_Image_2026-07-10_at_13_09_46.jpeg" medium="image"></media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pengawasan Calon PMI Ilegal Diperketat, BP3MI Sumsel Gagalkan Keberangkatan 10 CPMI Nonprosedural</title>
		<link>https://suaramigrannusantara.org/2026/08/pengawasan-calon-pmi-ilegal-diperketat-bp3mi-sumsel-gagalkan-keberangkatan-10-cpmi-nonprosedural/</link>
					<comments>https://suaramigrannusantara.org/2026/08/pengawasan-calon-pmi-ilegal-diperketat-bp3mi-sumsel-gagalkan-keberangkatan-10-cpmi-nonprosedural/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Aug 2026 02:58:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[BP2MI]]></category>
		<category><![CDATA[BP3MI]]></category>
		<category><![CDATA[Buminu]]></category>
		<category><![CDATA[Buruh migran]]></category>
		<category><![CDATA[Calon Pekerja Migran Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[CPMI]]></category>
		<category><![CDATA[Kampanye Migrasi Aman]]></category>
		<category><![CDATA[KP2MI]]></category>
		<category><![CDATA[migran]]></category>
		<category><![CDATA[pekerja migran]]></category>
		<category><![CDATA[PMI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suaramigrannusantara.org/?p=4153</guid>

					<description><![CDATA[<p>Palembang – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumatera Selatan memperketat pengawasan terhadap calon pekerja migran Indonesia (CPMI) nonprosedural...</p>
<p>The post <a href="https://suaramigrannusantara.org/2026/08/pengawasan-calon-pmi-ilegal-diperketat-bp3mi-sumsel-gagalkan-keberangkatan-10-cpmi-nonprosedural/">Pengawasan Calon PMI Ilegal Diperketat, BP3MI Sumsel Gagalkan Keberangkatan 10 CPMI Nonprosedural</a> appeared first on <a href="https://suaramigrannusantara.org">suaramigrannusantara.org</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Palembang</strong> – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumatera Selatan memperketat pengawasan terhadap calon pekerja migran Indonesia (CPMI) nonprosedural guna mencegah terjadinya eksploitasi, penipuan, dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Upaya pencegahan tersebut membuahkan hasil dengan berhasil digagalkannya keberangkatan sedikitnya 10 CPMI nonprosedural sepanjang tahun 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala BP3MI Sumatera Selatan menyatakan bahwa pengawasan dilakukan melalui koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, kepolisian, imigrasi, dinas tenaga kerja, serta aparat di tingkat desa dan kelurahan. Langkah tersebut bertujuan mendeteksi lebih dini calon pekerja migran yang akan berangkat ke luar negeri tanpa melalui prosedur resmi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut data yang disampaikan BP3MI Sumatera Selatan, 10 CPMI nonprosedural yang berhasil dicegah tersebut umumnya hendak berangkat ke sejumlah negara tujuan melalui perantara atau agen yang tidak memiliki izin resmi. Sebagian di antaranya bahkan tidak memiliki dokumen ketenagakerjaan yang dipersyaratkan untuk bekerja di luar negeri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah menilai pendekatan pencegahan menjadi strategi yang lebih efektif dibandingkan penanganan setelah pekerja migran menghadapi masalah di negara tujuan. Dengan menggagalkan keberangkatan sejak awal, risiko terjadinya eksploitasi tenaga kerja, perdagangan orang, hingga penelantaran pekerja dapat diminimalkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejalan dengan upaya tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan juga menggelar rapat koordinasi penanganan TPPO yang melibatkan berbagai instansi terkait. Forum tersebut membahas langkah-langkah penguatan pengawasan, peningkatan edukasi kepada masyarakat, serta strategi perlindungan bagi calon pekerja migran yang berpotensi menjadi korban perekrutan ilegal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam rapat koordinasi tersebut, pemerintah daerah menekankan pentingnya sinergi lintas sektor karena praktik perekrutan nonprosedural sering kali memanfaatkan keterbatasan informasi masyarakat mengenai prosedur bekerja ke luar negeri yang benar. Oleh karena itu, edukasi mengenai migrasi aman terus diperluas hingga ke tingkat desa, sekolah, dan komunitas masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain sosialisasi langsung, pemerintah juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan layanan informasi resmi yang disediakan KP2MI dan BP3MI sebelum menerima tawaran pekerjaan di luar negeri. Calon pekerja migran diimbau untuk memastikan legalitas perusahaan perekrut, kejelasan kontrak kerja, serta keberadaan dokumen penempatan yang sah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peningkatan pengawasan ini juga menjadi respons terhadap masih maraknya kasus PMI nonprosedural yang berujung pada persoalan hukum, pelanggaran hak-hak pekerja, hingga menjadi korban TPPO di luar negeri. Modus yang digunakan pelaku umumnya berupa tawaran pekerjaan bergaji tinggi melalui media sosial atau jaringan perantara tanpa melalui mekanisme resmi pemerintah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">BP3MI Sumatera Selatan menegaskan bahwa perlindungan pekerja migran harus dimulai sejak tahap pra-penempatan. Karena itu, keberhasilan mencegah keberangkatan 10 CPMI nonprosedural pada tahun 2026 menjadi indikator penting bahwa pengawasan dan edukasi mulai berjalan efektif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ke depan, pemerintah daerah bersama KP2MI berkomitmen memperkuat sistem deteksi dini, memperluas kampanye migrasi aman, dan meningkatkan pengawasan terhadap agen perekrut yang beroperasi di wilayah Sumatera Selatan. Langkah tersebut diharapkan mampu menekan angka keberangkatan PMI nonprosedural sekaligus memastikan masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri dapat mengakses jalur penempatan yang aman, legal, dan terlindungi.</p>
<p>The post <a href="https://suaramigrannusantara.org/2026/08/pengawasan-calon-pmi-ilegal-diperketat-bp3mi-sumsel-gagalkan-keberangkatan-10-cpmi-nonprosedural/">Pengawasan Calon PMI Ilegal Diperketat, BP3MI Sumsel Gagalkan Keberangkatan 10 CPMI Nonprosedural</a> appeared first on <a href="https://suaramigrannusantara.org">suaramigrannusantara.org</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suaramigrannusantara.org/2026/08/pengawasan-calon-pmi-ilegal-diperketat-bp3mi-sumsel-gagalkan-keberangkatan-10-cpmi-nonprosedural/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<media:content url="https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQQqkstQb_TGYGl3F5YnJasZdu5yN4V3nNfPoLrz12tl-2oi7kcCkLTr_Yw&#038;s=10" medium="image"></media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pendidikan Migrasi Aman Penting bagi Calon Pekerja Migran</title>
		<link>https://suaramigrannusantara.org/2026/04/pendidikan-migrasi-aman-penting-bagi-calon-pekerja-migran/</link>
					<comments>https://suaramigrannusantara.org/2026/04/pendidikan-migrasi-aman-penting-bagi-calon-pekerja-migran/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 04:26:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[BP2MI]]></category>
		<category><![CDATA[Calon Pekerja Migran Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[CPMI]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi Migrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kampanye Migrasi Aman]]></category>
		<category><![CDATA[Kebijakan Migrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian P2MI]]></category>
		<category><![CDATA[KP2MI]]></category>
		<category><![CDATA[migran]]></category>
		<category><![CDATA[Migrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Migrasi Aman]]></category>
		<category><![CDATA[Migrasi Prosedural]]></category>
		<category><![CDATA[PMI]]></category>
		<category><![CDATA[TKI]]></category>
		<category><![CDATA[TKW]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suaramigrannusantara.org/pendidikan-migrasi-aman-penting-bagi-calon-pekerja-migran/</guid>

					<description><![CDATA[<p>KP2MI gelar edukasi migrasi aman di Hong Kong, Malang, Tulungagung, dan Ponorogo selama 2025. Direktur Indra Hardiansyah tekankan literasi keuangan sebelum keberangkatan. Migrant CARE: PMI yang dapat pendidikan pra-migrasi lebih aman di luar negeri.</p>
<p>The post <a href="https://suaramigrannusantara.org/2026/04/pendidikan-migrasi-aman-penting-bagi-calon-pekerja-migran/">Pendidikan Migrasi Aman Penting bagi Calon Pekerja Migran</a> appeared first on <a href="https://suaramigrannusantara.org">suaramigrannusantara.org</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Ponorogo — Pendidikan migrasi aman menjadi salah satu pilar utama dalam upaya melindungi calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari berbagai ancaman eksploitasi dan perdagangan orang. Kementerian P2MI bersama Bank Indonesia, Kejaksaan Agung, dan perbankan BUMN menggelar edukasi keuangan bagi PMI di Hong Kong, Malang, Tulungagung, dan Ponorogo sepanjang 2025. Kegiatan menyasar 120 PMI di KJRI Hong Kong, 70 calon PMI di Malang, dan 100 keluarga PMI di Ponorogo.</p>
<p>Direktur Literasi Keuangan dan Pemanfaatan Remitansi KP2MI, Indra Hardiansyah, menekankan bahwa pendidikan migrasi aman tidak hanya mencakup prosedur, tetapi juga literasi keuangan dan hukum. &#8220;Pemanfaatan remitansi yang tepat dapat mendorong kemandirian ekonomi PMI dan keluarganya. Untuk itu, literasi keuangan harus diberikan sebelum PMI berangkat,&#8221; ujarnya di Hong Kong, Maret 2025. BPS mencatat masalah PMI berkaitan erat dengan skill mismatch dan rekrutmen ilegal.</p>
<p>Kemenko PMK telah merekomendasikan penguatan sosialisasi migrasi aman hingga ke tingkat desa, melibatkan pemerintah, media massa, institusi pendidikan, dan tokoh masyarakat. Migrant CARE menemukan calon PMI yang mendapatkan pendidikan pra-migrasi memiliki tingkat keberhasilan penempatan lebih tinggi dan lebih mampu mengenali agen tidak bertanggung jawab. Investasi dalam pendidikan migrasi aman bukan sekadar program sosial, melainkan intervensi kritis yang melindungi jiwa manusia.</p>
<p>The post <a href="https://suaramigrannusantara.org/2026/04/pendidikan-migrasi-aman-penting-bagi-calon-pekerja-migran/">Pendidikan Migrasi Aman Penting bagi Calon Pekerja Migran</a> appeared first on <a href="https://suaramigrannusantara.org">suaramigrannusantara.org</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suaramigrannusantara.org/2026/04/pendidikan-migrasi-aman-penting-bagi-calon-pekerja-migran/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<media:content url="https://i0.wp.com/sanfernandosun.com/wp-content/uploads/2024/08/002-Pentathlon.jpg?w=1080&#038;ssl=1" medium="image"></media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Seruan Reformasi Sistem Perlindungan Pekerja Migran Indonesia</title>
		<link>https://suaramigrannusantara.org/2026/04/seruan-reformasi-sistem-perlindungan-pekerja-migran-indonesia/</link>
					<comments>https://suaramigrannusantara.org/2026/04/seruan-reformasi-sistem-perlindungan-pekerja-migran-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Apr 2026 04:26:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[BP2MI]]></category>
		<category><![CDATA[Buruh migran]]></category>
		<category><![CDATA[CPMI]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi Migrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Hak Buruh Migran]]></category>
		<category><![CDATA[HAM]]></category>
		<category><![CDATA[hari perempuan sedunia]]></category>
		<category><![CDATA[Kampanye Migrasi Aman]]></category>
		<category><![CDATA[Kebijakan Migrasi]]></category>
		<category><![CDATA[KP2MI]]></category>
		<category><![CDATA[Migrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Migrasi Aman]]></category>
		<category><![CDATA[Migrasi Prosedural]]></category>
		<category><![CDATA[PMI]]></category>
		<category><![CDATA[TKI]]></category>
		<category><![CDATA[TKW]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suaramigrannusantara.org/seruan-reformasi-sistem-perlindungan-pekerja-migran-indonesia/</guid>

					<description><![CDATA[<p>JBM, Migrant CARE, dan Solidaritas Perempuan serukan reformasi tiga lapis perlindungan PMI. Lokakarya tripartit ILO Mei 2025 hasilkan rekomendasi konkret. Devisa remitansi PMI capai Rp 263,8 triliun pada 2024 perkuat urgensi reformasi.</p>
<p>The post <a href="https://suaramigrannusantara.org/2026/04/seruan-reformasi-sistem-perlindungan-pekerja-migran-indonesia/">Seruan Reformasi Sistem Perlindungan Pekerja Migran Indonesia</a> appeared first on <a href="https://suaramigrannusantara.org">suaramigrannusantara.org</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA, — Berbagai elemen masyarakat sipil, akademisi, dan organisasi buruh migran bersatu menyerukan reformasi menyeluruh sistem perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI). Seruan ini menguat menyusul serangkaian kasus eksploitasi dan perdagangan orang yang mengancam keselamatan ratusan ribu PMI. Jaringan Buruh Migran (JBM), dalam lokakarya tripartit bersama KP2MI dan ILO di Jakarta pada Mei 2025, mengidentifikasi tiga lapis masalah: struktural-politik, regulasi, dan sosio-kultural.</p>
<p>Menteri Pelindungan PMI Abdul Kadir Karding mengakui perlunya transformasi sistem, namun menekankan urgensi keseimbangan antara peningkatan volume penempatan dan kualitas perlindungan. Sementara itu, Ketua Solidaritas Perempuan, Armayanti Sanusi, menilai tata kelola migrasi yang responsif gender belum terimplementasi dengan baik. Skema rekrutmen P to P yang menyumbang 79,47 persen dari total penempatan 2024 dinilai perlu mekanisme perlindungan yang lebih ketat.</p>
<p>Para pegiat hak buruh migran merumuskan tiga agenda reformasi utama: memperkuat pengawasan P3MI dengan sanksi tegas; membangun sistem data terpadu lintas lembaga; dan memperluas pendidikan pra-migrasi hingga ke tingkat desa. Komisioner Komnas HAM Anis Hidayah menekankan kebijakan migrasi harus berbasis HAM. Indonesia menerima devisa remitansi PMI sebesar USD 15,7 miliar atau Rp 263,8 triliun pada 2024, menjadikan reformasi perlindungan PMI sebagai investasi strategis nasional.</p>
<p>The post <a href="https://suaramigrannusantara.org/2026/04/seruan-reformasi-sistem-perlindungan-pekerja-migran-indonesia/">Seruan Reformasi Sistem Perlindungan Pekerja Migran Indonesia</a> appeared first on <a href="https://suaramigrannusantara.org">suaramigrannusantara.org</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suaramigrannusantara.org/2026/04/seruan-reformasi-sistem-perlindungan-pekerja-migran-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PMI Undocumented Banyak Terjebak Sindikat Perdagangan Manusia</title>
		<link>https://suaramigrannusantara.org/2026/04/pmi-undocumented-banyak-terjebak-sindikat-perdagangan-manusia/</link>
					<comments>https://suaramigrannusantara.org/2026/04/pmi-undocumented-banyak-terjebak-sindikat-perdagangan-manusia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Apr 2026 04:26:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[BP2MI]]></category>
		<category><![CDATA[CPMI]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi Migrasi]]></category>
		<category><![CDATA[hari perempuan sedunia]]></category>
		<category><![CDATA[Kampanye Migrasi Aman]]></category>
		<category><![CDATA[Kebijakan Migrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Migrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Migrasi Aman]]></category>
		<category><![CDATA[Migrasi Prosedural]]></category>
		<category><![CDATA[Perdagangan Manusia]]></category>
		<category><![CDATA[PMI]]></category>
		<category><![CDATA[TKI]]></category>
		<category><![CDATA[TKW]]></category>
		<category><![CDATA[TPPO]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suaramigrannusantara.org/pmi-undocumented-banyak-terjebak-sindikat-perdagangan-manusia/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Lebih dari 2 juta WNI di luar negeri tanpa dokumen resmi, mayoritas perempuan sektor domestik. AKBP Andyka Aer Polda Kepri: sindikat gunakan identitas palsu dan sistem remote untuk rekrut korban. Batam jadi jalur favorit sindikat TPPO menuju Malaysia dan Singapura.</p>
<p>The post <a href="https://suaramigrannusantara.org/2026/04/pmi-undocumented-banyak-terjebak-sindikat-perdagangan-manusia/">PMI Undocumented Banyak Terjebak Sindikat Perdagangan Manusia</a> appeared first on <a href="https://suaramigrannusantara.org">suaramigrannusantara.org</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BATAM/JAKARTA, — PMI undocumented atau tidak berdokumen menjadi kelompok yang paling rentan terjebak dalam jaringan sindikat perdagangan manusia. Pemerintah memperkirakan lebih dari dua juta dari enam hingga delapan juta WNI yang bekerja di luar negeri tidak memiliki dokumen resmi, dan sebagian besar adalah perempuan di sektor domestik. Kondisi ini membuat mereka tidak terlindungi oleh hukum baik di Indonesia maupun negara tujuan.</p>
<p>AKBP Andyka Aer dari Polda Kepri menjelaskan sindikat memanfaatkan kerentanan PMI undocumented dengan modus yang terus berevolusi. &#8220;Mereka menggunakan media sosial, grup Telegram, dan sistem remote control untuk mengoperasikan jaringan perekrutan dari jauh. Korban diajarkan menjawab pertanyaan imigrasi dan dipinjamkan identitas palsu,&#8221; ungkapnya. Batam, sebagai jalur terdekat ke Malaysia dan Singapura, menjadi pintu masuk favorit sindikat.</p>
<p>Petugas Imigrasi mengakui bahwa mendeteksi PMI undocumented yang menjadi korban TPPO membutuhkan kepekaan dan empati lebih dari sekadar pengecekan dokumen. Kemenko PMK merekomendasikan sistem data terpadu lintas lembaga untuk mengidentifikasi pola rekrutmen ilegal lebih awal, dipadukan dengan kampanye penyadaran publik yang intensif di daerah-daerah kantong PMI agar masyarakat tidak mudah tergiur iming-iming pekerjaan ilegal.</p>
<p>The post <a href="https://suaramigrannusantara.org/2026/04/pmi-undocumented-banyak-terjebak-sindikat-perdagangan-manusia/">PMI Undocumented Banyak Terjebak Sindikat Perdagangan Manusia</a> appeared first on <a href="https://suaramigrannusantara.org">suaramigrannusantara.org</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suaramigrannusantara.org/2026/04/pmi-undocumented-banyak-terjebak-sindikat-perdagangan-manusia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Organisasi Buruh Migran Dorong Perbaikan Tata Kelola Migrasi</title>
		<link>https://suaramigrannusantara.org/2026/04/organisasi-buruh-migran-dorong-perbaikan-tata-kelola-migrasi/</link>
					<comments>https://suaramigrannusantara.org/2026/04/organisasi-buruh-migran-dorong-perbaikan-tata-kelola-migrasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Apr 2026 04:26:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[BP2MI]]></category>
		<category><![CDATA[Buruh migran]]></category>
		<category><![CDATA[CPMI]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi Migrasi]]></category>
		<category><![CDATA[HAM]]></category>
		<category><![CDATA[hari perempuan sedunia]]></category>
		<category><![CDATA[Kampanye Migrasi Aman]]></category>
		<category><![CDATA[Kebijakan Migrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian P2MI]]></category>
		<category><![CDATA[KP2MI]]></category>
		<category><![CDATA[migran]]></category>
		<category><![CDATA[Migrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Migrasi Aman]]></category>
		<category><![CDATA[Migrasi Prosedural]]></category>
		<category><![CDATA[PMI]]></category>
		<category><![CDATA[TKI]]></category>
		<category><![CDATA[TKW]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suaramigrannusantara.org/organisasi-buruh-migran-dorong-perbaikan-tata-kelola-migrasi/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Lokakarya Tripartit JBM-KP2MI-ILO Mei 2025 dihadiri 206 peserta hasilkan 8 area prioritas reformasi tata kelola migrasi. Armayanti Sanusi: komodifikasi perempuan buruh migran terus meningkat. ILO dorong pendekatan tripartit integrasikan perspektif HAM dan gender.</p>
<p>The post <a href="https://suaramigrannusantara.org/2026/04/organisasi-buruh-migran-dorong-perbaikan-tata-kelola-migrasi/">Organisasi Buruh Migran Dorong Perbaikan Tata Kelola Migrasi</a> appeared first on <a href="https://suaramigrannusantara.org">suaramigrannusantara.org</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA, — Jaringan Buruh Migran (JBM) bersama KP2MI dan APINDO, dengan dukungan ILO melalui Program PROTECT, menggelar Lokakarya Tripartit pada Mei 2025 untuk mendorong perbaikan tata kelola migrasi tenaga kerja Indonesia. Lokakarya yang dihadiri 76 peserta luring dan 130 peserta daring ini menghasilkan rekomendasi penting untuk memperkuat sistem pengawasan penempatan dan perlindungan PMI dari tingkat pusat hingga daerah.</p>
<p>Ketua Solidaritas Perempuan, Armayanti Sanusi, menyoroti bahwa tata kelola migrasi yang responsif gender masih jauh dari ideal. &#8220;Komodifikasi perempuan buruh migran di pasar kerja terus meningkat, sementara mekanisme perlindungan yang memadai belum tersedia. Ini paradoks yang berbahaya,&#8221; tegasnya. Lokakarya mengidentifikasi delapan area prioritas reformasi, termasuk transparansi rekrutmen, standar kontrak kerja, jaminan sosial lintas batas, dan mekanisme pengaduan yang accessible.</p>
<p>Perwakilan ILO di Indonesia, Michiko Miyamoto, menekankan pentingnya pendekatan tripartit dalam tata kelola migrasi yang melibatkan pemerintah, pengusaha, dan pekerja secara setara. Program PROTECT yang didukung ILO bertujuan membangun sistem perlindungan PMI yang berkelanjutan dengan mengintegrasikan perspektif HAM dan keadilan gender. Kementerian P2MI berkomitmen menindaklanjuti rekomendasi melalui penyusunan regulasi turunan yang lebih operasional.</p>
<p>The post <a href="https://suaramigrannusantara.org/2026/04/organisasi-buruh-migran-dorong-perbaikan-tata-kelola-migrasi/">Organisasi Buruh Migran Dorong Perbaikan Tata Kelola Migrasi</a> appeared first on <a href="https://suaramigrannusantara.org">suaramigrannusantara.org</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suaramigrannusantara.org/2026/04/organisasi-buruh-migran-dorong-perbaikan-tata-kelola-migrasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PMI Nonprosedural Jadi Korban Sistem Migrasi yang Tidak Adil</title>
		<link>https://suaramigrannusantara.org/2026/04/pmi-nonprosedural-jadi-korban-sistem-migrasi-yang-tidak-adil/</link>
					<comments>https://suaramigrannusantara.org/2026/04/pmi-nonprosedural-jadi-korban-sistem-migrasi-yang-tidak-adil/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Apr 2026 04:26:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[BP2MI]]></category>
		<category><![CDATA[CPMI]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi Migrasi]]></category>
		<category><![CDATA[HAM]]></category>
		<category><![CDATA[Kampanye Migrasi Aman]]></category>
		<category><![CDATA[Kebijakan Migrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Migrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Migrasi Aman]]></category>
		<category><![CDATA[Migrasi Prosedural]]></category>
		<category><![CDATA[PMI]]></category>
		<category><![CDATA[TKI]]></category>
		<category><![CDATA[TKW]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suaramigrannusantara.org/pmi-nonprosedural-jadi-korban-sistem-migrasi-yang-tidak-adil/</guid>

					<description><![CDATA[<p>BP2MI catat 110.640 PMI nonprosedural dideportasi sejak 2020, 2.597 dipulangkan meninggal dunia. Anis Hidayah Komnas HAM: moratorium tanpa jalur legal alternatif ciptakan pasar gelap. DPR IX desak evaluasi kebijakan dan buka skema penempatan legal terjangkau.</p>
<p>The post <a href="https://suaramigrannusantara.org/2026/04/pmi-nonprosedural-jadi-korban-sistem-migrasi-yang-tidak-adil/">PMI Nonprosedural Jadi Korban Sistem Migrasi yang Tidak Adil</a> appeared first on <a href="https://suaramigrannusantara.org">suaramigrannusantara.org</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA, — PMI nonprosedural atau mereka yang berangkat ke luar negeri tanpa dokumen dan prosedur resmi terus menjadi korban sistem migrasi yang dipandang tidak adil. BP2MI mencatat sebanyak 110.640 PMI nonprosedural yang dideportasi sejak tahun 2020, dengan 2.597 orang dipulangkan dalam kondisi meninggal dunia. Ironisnya, keberadaan PMI nonprosedural justru semakin bertambah seiring moratorium penempatan ke beberapa negara, karena tidak ada alternatif jalur legal yang memadai.</p>
<p>Pengamat migrasi dari Komnas HAM, Anis Hidayah, menyebut akar masalah bukan semata ketidakpatuhan individu, tetapi kegagalan sistem. &#8220;Moratorium yang diberlakukan terlalu lama tanpa skema keberangkatan yang legal, aman, dan terjangkau justru menciptakan pasar gelap yang menguntungkan perantara ilegal,&#8221; jelasnya di Jakarta. Data menunjukkan sejak moratorium ke Timur Tengah diberlakukan, diperkirakan 183.000 PMI tetap berangkat secara tidak resmi.</p>
<p>Komisi IX DPR RI mendesak pemerintah mengevaluasi kebijakan moratorium dan menggantinya dengan sistem penempatan bersyarat yang tetap membuka jalur legal terjangkau. Akademisi hukum internasional dari Universitas Padjadjaran, Dr. Ima Mayasari, menganalisis bahwa negara tidak boleh menggunakan status nonprosedural sebagai alasan mengabaikan hak dasar atas keselamatan warga negara, karena perlindungan adalah kewajiban konstitusional yang tidak dapat ditawar.</p>
<p>The post <a href="https://suaramigrannusantara.org/2026/04/pmi-nonprosedural-jadi-korban-sistem-migrasi-yang-tidak-adil/">PMI Nonprosedural Jadi Korban Sistem Migrasi yang Tidak Adil</a> appeared first on <a href="https://suaramigrannusantara.org">suaramigrannusantara.org</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suaramigrannusantara.org/2026/04/pmi-nonprosedural-jadi-korban-sistem-migrasi-yang-tidak-adil/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pekerja Migran Indonesia Hadapi Tantangan Bahasa dan Budaya</title>
		<link>https://suaramigrannusantara.org/2026/04/pekerja-migran-indonesia-hadapi-tantangan-bahasa-dan-budaya/</link>
					<comments>https://suaramigrannusantara.org/2026/04/pekerja-migran-indonesia-hadapi-tantangan-bahasa-dan-budaya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Apr 2026 04:26:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[BP2MI]]></category>
		<category><![CDATA[CPMI]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi Migrasi]]></category>
		<category><![CDATA[HAM]]></category>
		<category><![CDATA[Kampanye Migrasi Aman]]></category>
		<category><![CDATA[Kebijakan Migrasi]]></category>
		<category><![CDATA[KP2MI]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri P2MI]]></category>
		<category><![CDATA[migran]]></category>
		<category><![CDATA[Migrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Migrasi Aman]]></category>
		<category><![CDATA[Migrasi Prosedural]]></category>
		<category><![CDATA[PMI]]></category>
		<category><![CDATA[TKI]]></category>
		<category><![CDATA[TKW]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suaramigrannusantara.org/pekerja-migran-indonesia-hadapi-tantangan-bahasa-dan-budaya/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Menteri KP2MI: PMI yang fasih bahasa negara tujuan lebih mampu lindungi hak dan hindari eksploitasi. BPS catat skill mismatch jadi masalah utama migrasi tenaga kerja Indonesia. Susi Fauziah Indramayu jadi bukti nyata investasi bahasa buka jalur penempatan lebih aman.</p>
<p>The post <a href="https://suaramigrannusantara.org/2026/04/pekerja-migran-indonesia-hadapi-tantangan-bahasa-dan-budaya/">Pekerja Migran Indonesia Hadapi Tantangan Bahasa dan Budaya</a> appeared first on <a href="https://suaramigrannusantara.org">suaramigrannusantara.org</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA, — Tantangan bahasa dan budaya menjadi hambatan nyata bagi banyak PMI dalam beradaptasi di negara penempatan dan melindungi diri dari eksploitasi. KP2MI mengidentifikasi kemampuan bahasa sebagai faktor kritis yang menentukan keberhasilan PMI di luar negeri. PMI yang tidak menguasai bahasa negara tujuan lebih rentan terhadap manipulasi kontrak kerja, tidak dapat mengadu ke pihak berwajib, dan tidak dapat memahami hak-hak mereka berdasarkan hukum lokal.</p>
<p>Menteri P2MI Abdul Kadir Karding menjadikan peningkatan keterampilan bahasa sebagai prioritas utama. &#8220;PMI yang fasih berbahasa negara tujuan memiliki posisi tawar yang jauh lebih baik, tidak mudah ditipu, dan lebih mampu mengadvokasi hak-haknya sendiri,&#8221; tegasnya. Kisah sukses Susi Fauziah dari Indramayu yang belajar bahasa Korea sejak 2021 dan berhasil ditempatkan di Korea Selatan melalui skema G to G pada 2024 menjadi contoh nyata bahwa investasi dalam kemampuan bahasa menghasilkan penempatan yang lebih aman.</p>
<p>Adaptasi budaya juga tidak kalah penting. PMI yang tidak memahami norma budaya negara tujuan seringkali mengalami kesalahpahaman dengan majikan yang berujung pada konflik. BPS mencatat skill mismatch—ketidaksesuaian antara keterampilan PMI dengan pekerjaan yang dilakukan—menjadi salah satu persoalan utama dalam migrasi tenaga kerja Indonesia. Pemerintah perlu memperluas dan meningkatkan kualitas program LPK hingga ke desa-desa terpencil dengan modul budaya dan bahasa yang relevan.</p>
<p>The post <a href="https://suaramigrannusantara.org/2026/04/pekerja-migran-indonesia-hadapi-tantangan-bahasa-dan-budaya/">Pekerja Migran Indonesia Hadapi Tantangan Bahasa dan Budaya</a> appeared first on <a href="https://suaramigrannusantara.org">suaramigrannusantara.org</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suaramigrannusantara.org/2026/04/pekerja-migran-indonesia-hadapi-tantangan-bahasa-dan-budaya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Program Pelatihan Migrasi Aman Digelar bagi Calon PMI</title>
		<link>https://suaramigrannusantara.org/2026/04/program-pelatihan-migrasi-aman-digelar-bagi-calon-pmi/</link>
					<comments>https://suaramigrannusantara.org/2026/04/program-pelatihan-migrasi-aman-digelar-bagi-calon-pmi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Apr 2026 04:26:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[BP2MI]]></category>
		<category><![CDATA[CPMI]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi Migrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kampanye Migrasi Aman]]></category>
		<category><![CDATA[Kebijakan Migrasi]]></category>
		<category><![CDATA[KP2MI]]></category>
		<category><![CDATA[migran]]></category>
		<category><![CDATA[Migrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Migrasi Aman]]></category>
		<category><![CDATA[Migrasi Prosedural]]></category>
		<category><![CDATA[PMI]]></category>
		<category><![CDATA[TKI]]></category>
		<category><![CDATA[TKW]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suaramigrannusantara.org/program-pelatihan-migrasi-aman-digelar-bagi-calon-pmi/</guid>

					<description><![CDATA[<p>KP2MI gelar pelatihan migrasi aman di Malang, Ponorogo, dan Tulungagung dengan ratusan peserta calon PMI dan keluarga. Kepala Disnaker Ponorogo: kesadaran migrasi legal meningkat signifikan pascaprogram. Migrant CARE dorong anggaran lebih besar untuk pelatihan di desa terpencil.</p>
<p>The post <a href="https://suaramigrannusantara.org/2026/04/program-pelatihan-migrasi-aman-digelar-bagi-calon-pmi/">Program Pelatihan Migrasi Aman Digelar bagi Calon PMI</a> appeared first on <a href="https://suaramigrannusantara.org">suaramigrannusantara.org</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA/PONOROGO, — Program pelatihan migrasi aman terus digelar di berbagai daerah kantong PMI sebagai bagian dari upaya preventif. KP2MI bersama Kemenko PMK dan berbagai mitra menggelar pelatihan terpadu di Malang (70 calon PMI), Ponorogo (100 keluarga PMI), Tulungagung, dan beberapa daerah lain sepanjang 2024-2025. Materi pelatihan mencakup prosedur migrasi aman, hak-hak PMI, literasi keuangan, kemampuan bahasa, dan kesiapan psikologis.</p>
<p>Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Ponorogo, Sulistyono, menyatakan program pelatihan ini telah mengubah pola pikir calon PMI di daerahnya. &#8220;Dulu banyak warga berangkat ikut-ikutan tanpa tahu prosedur. Sekarang kesadaran untuk berangkat secara legal dan tahu hak-haknya semakin meningkat,&#8221; ujarnya di Ponorogo. Program pelatihan juga mencakup simulasi menghadapi situasi darurat di luar negeri, cara menghubungi KBRI, dan prosedur pelaporan jika mengalami kekerasan atau eksploitasi.</p>
<p>Efektivitas program terlihat dari data pengaduan: PMI yang mendapat pelatihan komprehensif sebelum berangkat memiliki tingkat masalah yang secara signifikan lebih rendah di negara penempatan. Namun akses pelatihan berkualitas masih timpang antara wilayah perkotaan dan pedesaan. Migrant CARE merekomendasikan pemerintah mengalokasikan anggaran lebih besar untuk pelatihan migrasi aman di desa-desa terpencil, serta program pelatihan berbasis komunitas yang melibatkan PMI purna sebagai mentor.</p>
<p>The post <a href="https://suaramigrannusantara.org/2026/04/program-pelatihan-migrasi-aman-digelar-bagi-calon-pmi/">Program Pelatihan Migrasi Aman Digelar bagi Calon PMI</a> appeared first on <a href="https://suaramigrannusantara.org">suaramigrannusantara.org</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suaramigrannusantara.org/2026/04/program-pelatihan-migrasi-aman-digelar-bagi-calon-pmi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<media:content url="https://img.antarafoto.com/cache/400x300/2022/09/12/bp2mi-lepas-keberangkatan-pekerja-migran-indonesia-11zn9-dom.webp" medium="image"></media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Komunitas PMI di Malaysia Perkuat Jaringan Solidaritas</title>
		<link>https://suaramigrannusantara.org/2026/03/komunitas-pmi-di-malaysia-perkuat-jaringan-solidaritas/</link>
					<comments>https://suaramigrannusantara.org/2026/03/komunitas-pmi-di-malaysia-perkuat-jaringan-solidaritas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Mar 2026 02:58:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi Migrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kampanye Migrasi Aman]]></category>
		<category><![CDATA[Kebijakan Migrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Migrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Migrasi Aman]]></category>
		<category><![CDATA[Migrasi Prosedural]]></category>
		<category><![CDATA[Organisasi PMI]]></category>
		<category><![CDATA[PMI]]></category>
		<category><![CDATA[PMI di Malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[tengah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suaramigrannusantara.org/komunitas-pmi-di-malaysia-perkuat-jaringan-solidaritas/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Komunitas 1,6 juta PMI Malaysia perkuat jaringan ATKI sebagai jembatan bagi yang takut ke KBRI. Penempatan PMI ke Malaysia turun dari 72.257 (2023) menjadi 51.723 (2024). MoU 2022 Indonesia-Malaysia masih banyak aspek belum diimplementasikan termasuk hak cuti PMI.</p>
<p>The post <a href="https://suaramigrannusantara.org/2026/03/komunitas-pmi-di-malaysia-perkuat-jaringan-solidaritas/">Komunitas PMI di Malaysia Perkuat Jaringan Solidaritas</a> appeared first on <a href="https://suaramigrannusantara.org">suaramigrannusantara.org</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KUALA LUMPUR/JAKARTA — Komunitas PMI di Malaysia, yang merupakan kelompok terbesar dengan estimasi 1,6 juta orang menurut data Bank Indonesia, terus memperkuat jaringan solidaritas di tengah berbagai tantangan. Organisasi PMI Indonesia di Malaysia seperti ATKI Malaysia (Asosiasi Tenaga Kerja Indonesia) aktif menjalankan program pendampingan, bantuan hukum, dan pemberdayaan bagi PMI yang menghadapi masalah dengan majikan, agen, maupun aparat imigrasi Malaysia.</p>
<p>Ketua ATKI Malaysia, Eni Lestari, menyatakan jaringan solidaritas PMI sangat vital terutama bagi PMI undocumented yang tidak berani mendatangi KBRI karena takut dideportasi. &#8220;Kami menjadi jembatan antara PMI yang kesulitan dengan pemerintah Indonesia. Setiap minggu ada saja kasus baru yang masuk, mulai dari gaji tidak dibayar, paspor ditahan, hingga kekerasan fisik,&#8221; ungkapnya. Penempatan PMI ke Malaysia mengalami penurunan dari 72.257 pada 2023 menjadi 51.723 pada 2024.</p>
<p>Pemerintah Indonesia melalui KBRI Kuala Lumpur berupaya memperluas jangkauan layanan bagi PMI, termasuk membuka klinik hukum bergerak yang mendatangi kantong-kantong PMI di berbagai negara bagian Malaysia. Komunitas PMI di Malaysia terus menekan kedua pemerintah untuk menjalankan komitmen MoU 2022 yang masih banyak aspek belum diimplementasikan, khususnya hak atas cuti dan hari libur PMI.</p>
<p>The post <a href="https://suaramigrannusantara.org/2026/03/komunitas-pmi-di-malaysia-perkuat-jaringan-solidaritas/">Komunitas PMI di Malaysia Perkuat Jaringan Solidaritas</a> appeared first on <a href="https://suaramigrannusantara.org">suaramigrannusantara.org</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suaramigrannusantara.org/2026/03/komunitas-pmi-di-malaysia-perkuat-jaringan-solidaritas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
