<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Migrasi Prosedural Archives - suaramigrannusantara.org</title>
	<atom:link href="https://suaramigrannusantara.org/tag/migrasi-prosedural/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suaramigrannusantara.org/tag/migrasi-prosedural/</link>
	<description>Suara Migran, Suara Keadilan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 22 Apr 2026 04:26:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://suaramigrannusantara.org/wp-content/uploads/2026/02/cropped-WhatsApp-Image-2026-02-27-at-10.04.27-1-32x32.png</url>
	<title>Migrasi Prosedural Archives - suaramigrannusantara.org</title>
	<link>https://suaramigrannusantara.org/tag/migrasi-prosedural/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pendidikan Migrasi Aman Penting bagi Calon Pekerja Migran</title>
		<link>https://suaramigrannusantara.org/2026/04/pendidikan-migrasi-aman-penting-bagi-calon-pekerja-migran/</link>
					<comments>https://suaramigrannusantara.org/2026/04/pendidikan-migrasi-aman-penting-bagi-calon-pekerja-migran/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 04:26:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[BP2MI]]></category>
		<category><![CDATA[Calon Pekerja Migran Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[CPMI]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi Migrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kampanye Migrasi Aman]]></category>
		<category><![CDATA[Kebijakan Migrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian P2MI]]></category>
		<category><![CDATA[KP2MI]]></category>
		<category><![CDATA[migran]]></category>
		<category><![CDATA[Migrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Migrasi Aman]]></category>
		<category><![CDATA[Migrasi Prosedural]]></category>
		<category><![CDATA[PMI]]></category>
		<category><![CDATA[TKI]]></category>
		<category><![CDATA[TKW]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suaramigrannusantara.org/pendidikan-migrasi-aman-penting-bagi-calon-pekerja-migran/</guid>

					<description><![CDATA[<p>KP2MI gelar edukasi migrasi aman di Hong Kong, Malang, Tulungagung, dan Ponorogo selama 2025. Direktur Indra Hardiansyah tekankan literasi keuangan sebelum keberangkatan. Migrant CARE: PMI yang dapat pendidikan pra-migrasi lebih aman di luar negeri.</p>
<p>The post <a href="https://suaramigrannusantara.org/2026/04/pendidikan-migrasi-aman-penting-bagi-calon-pekerja-migran/">Pendidikan Migrasi Aman Penting bagi Calon Pekerja Migran</a> appeared first on <a href="https://suaramigrannusantara.org">suaramigrannusantara.org</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Ponorogo — Pendidikan migrasi aman menjadi salah satu pilar utama dalam upaya melindungi calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari berbagai ancaman eksploitasi dan perdagangan orang. Kementerian P2MI bersama Bank Indonesia, Kejaksaan Agung, dan perbankan BUMN menggelar edukasi keuangan bagi PMI di Hong Kong, Malang, Tulungagung, dan Ponorogo sepanjang 2025. Kegiatan menyasar 120 PMI di KJRI Hong Kong, 70 calon PMI di Malang, dan 100 keluarga PMI di Ponorogo.</p>
<p>Direktur Literasi Keuangan dan Pemanfaatan Remitansi KP2MI, Indra Hardiansyah, menekankan bahwa pendidikan migrasi aman tidak hanya mencakup prosedur, tetapi juga literasi keuangan dan hukum. &#8220;Pemanfaatan remitansi yang tepat dapat mendorong kemandirian ekonomi PMI dan keluarganya. Untuk itu, literasi keuangan harus diberikan sebelum PMI berangkat,&#8221; ujarnya di Hong Kong, Maret 2025. BPS mencatat masalah PMI berkaitan erat dengan skill mismatch dan rekrutmen ilegal.</p>
<p>Kemenko PMK telah merekomendasikan penguatan sosialisasi migrasi aman hingga ke tingkat desa, melibatkan pemerintah, media massa, institusi pendidikan, dan tokoh masyarakat. Migrant CARE menemukan calon PMI yang mendapatkan pendidikan pra-migrasi memiliki tingkat keberhasilan penempatan lebih tinggi dan lebih mampu mengenali agen tidak bertanggung jawab. Investasi dalam pendidikan migrasi aman bukan sekadar program sosial, melainkan intervensi kritis yang melindungi jiwa manusia.</p>
<p>The post <a href="https://suaramigrannusantara.org/2026/04/pendidikan-migrasi-aman-penting-bagi-calon-pekerja-migran/">Pendidikan Migrasi Aman Penting bagi Calon Pekerja Migran</a> appeared first on <a href="https://suaramigrannusantara.org">suaramigrannusantara.org</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suaramigrannusantara.org/2026/04/pendidikan-migrasi-aman-penting-bagi-calon-pekerja-migran/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<media:content url="https://i0.wp.com/sanfernandosun.com/wp-content/uploads/2024/08/002-Pentathlon.jpg?w=1080&#038;ssl=1" medium="image"></media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Seruan Reformasi Sistem Perlindungan Pekerja Migran Indonesia</title>
		<link>https://suaramigrannusantara.org/2026/04/seruan-reformasi-sistem-perlindungan-pekerja-migran-indonesia/</link>
					<comments>https://suaramigrannusantara.org/2026/04/seruan-reformasi-sistem-perlindungan-pekerja-migran-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Apr 2026 04:26:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[BP2MI]]></category>
		<category><![CDATA[Buruh migran]]></category>
		<category><![CDATA[CPMI]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi Migrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Hak Buruh Migran]]></category>
		<category><![CDATA[HAM]]></category>
		<category><![CDATA[hari perempuan sedunia]]></category>
		<category><![CDATA[Kampanye Migrasi Aman]]></category>
		<category><![CDATA[Kebijakan Migrasi]]></category>
		<category><![CDATA[KP2MI]]></category>
		<category><![CDATA[Migrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Migrasi Aman]]></category>
		<category><![CDATA[Migrasi Prosedural]]></category>
		<category><![CDATA[PMI]]></category>
		<category><![CDATA[TKI]]></category>
		<category><![CDATA[TKW]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suaramigrannusantara.org/seruan-reformasi-sistem-perlindungan-pekerja-migran-indonesia/</guid>

					<description><![CDATA[<p>JBM, Migrant CARE, dan Solidaritas Perempuan serukan reformasi tiga lapis perlindungan PMI. Lokakarya tripartit ILO Mei 2025 hasilkan rekomendasi konkret. Devisa remitansi PMI capai Rp 263,8 triliun pada 2024 perkuat urgensi reformasi.</p>
<p>The post <a href="https://suaramigrannusantara.org/2026/04/seruan-reformasi-sistem-perlindungan-pekerja-migran-indonesia/">Seruan Reformasi Sistem Perlindungan Pekerja Migran Indonesia</a> appeared first on <a href="https://suaramigrannusantara.org">suaramigrannusantara.org</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA, — Berbagai elemen masyarakat sipil, akademisi, dan organisasi buruh migran bersatu menyerukan reformasi menyeluruh sistem perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI). Seruan ini menguat menyusul serangkaian kasus eksploitasi dan perdagangan orang yang mengancam keselamatan ratusan ribu PMI. Jaringan Buruh Migran (JBM), dalam lokakarya tripartit bersama KP2MI dan ILO di Jakarta pada Mei 2025, mengidentifikasi tiga lapis masalah: struktural-politik, regulasi, dan sosio-kultural.</p>
<p>Menteri Pelindungan PMI Abdul Kadir Karding mengakui perlunya transformasi sistem, namun menekankan urgensi keseimbangan antara peningkatan volume penempatan dan kualitas perlindungan. Sementara itu, Ketua Solidaritas Perempuan, Armayanti Sanusi, menilai tata kelola migrasi yang responsif gender belum terimplementasi dengan baik. Skema rekrutmen P to P yang menyumbang 79,47 persen dari total penempatan 2024 dinilai perlu mekanisme perlindungan yang lebih ketat.</p>
<p>Para pegiat hak buruh migran merumuskan tiga agenda reformasi utama: memperkuat pengawasan P3MI dengan sanksi tegas; membangun sistem data terpadu lintas lembaga; dan memperluas pendidikan pra-migrasi hingga ke tingkat desa. Komisioner Komnas HAM Anis Hidayah menekankan kebijakan migrasi harus berbasis HAM. Indonesia menerima devisa remitansi PMI sebesar USD 15,7 miliar atau Rp 263,8 triliun pada 2024, menjadikan reformasi perlindungan PMI sebagai investasi strategis nasional.</p>
<p>The post <a href="https://suaramigrannusantara.org/2026/04/seruan-reformasi-sistem-perlindungan-pekerja-migran-indonesia/">Seruan Reformasi Sistem Perlindungan Pekerja Migran Indonesia</a> appeared first on <a href="https://suaramigrannusantara.org">suaramigrannusantara.org</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suaramigrannusantara.org/2026/04/seruan-reformasi-sistem-perlindungan-pekerja-migran-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PMI Undocumented Banyak Terjebak Sindikat Perdagangan Manusia</title>
		<link>https://suaramigrannusantara.org/2026/04/pmi-undocumented-banyak-terjebak-sindikat-perdagangan-manusia/</link>
					<comments>https://suaramigrannusantara.org/2026/04/pmi-undocumented-banyak-terjebak-sindikat-perdagangan-manusia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Apr 2026 04:26:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[BP2MI]]></category>
		<category><![CDATA[CPMI]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi Migrasi]]></category>
		<category><![CDATA[hari perempuan sedunia]]></category>
		<category><![CDATA[Kampanye Migrasi Aman]]></category>
		<category><![CDATA[Kebijakan Migrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Migrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Migrasi Aman]]></category>
		<category><![CDATA[Migrasi Prosedural]]></category>
		<category><![CDATA[Perdagangan Manusia]]></category>
		<category><![CDATA[PMI]]></category>
		<category><![CDATA[TKI]]></category>
		<category><![CDATA[TKW]]></category>
		<category><![CDATA[TPPO]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suaramigrannusantara.org/pmi-undocumented-banyak-terjebak-sindikat-perdagangan-manusia/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Lebih dari 2 juta WNI di luar negeri tanpa dokumen resmi, mayoritas perempuan sektor domestik. AKBP Andyka Aer Polda Kepri: sindikat gunakan identitas palsu dan sistem remote untuk rekrut korban. Batam jadi jalur favorit sindikat TPPO menuju Malaysia dan Singapura.</p>
<p>The post <a href="https://suaramigrannusantara.org/2026/04/pmi-undocumented-banyak-terjebak-sindikat-perdagangan-manusia/">PMI Undocumented Banyak Terjebak Sindikat Perdagangan Manusia</a> appeared first on <a href="https://suaramigrannusantara.org">suaramigrannusantara.org</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BATAM/JAKARTA, — PMI undocumented atau tidak berdokumen menjadi kelompok yang paling rentan terjebak dalam jaringan sindikat perdagangan manusia. Pemerintah memperkirakan lebih dari dua juta dari enam hingga delapan juta WNI yang bekerja di luar negeri tidak memiliki dokumen resmi, dan sebagian besar adalah perempuan di sektor domestik. Kondisi ini membuat mereka tidak terlindungi oleh hukum baik di Indonesia maupun negara tujuan.</p>
<p>AKBP Andyka Aer dari Polda Kepri menjelaskan sindikat memanfaatkan kerentanan PMI undocumented dengan modus yang terus berevolusi. &#8220;Mereka menggunakan media sosial, grup Telegram, dan sistem remote control untuk mengoperasikan jaringan perekrutan dari jauh. Korban diajarkan menjawab pertanyaan imigrasi dan dipinjamkan identitas palsu,&#8221; ungkapnya. Batam, sebagai jalur terdekat ke Malaysia dan Singapura, menjadi pintu masuk favorit sindikat.</p>
<p>Petugas Imigrasi mengakui bahwa mendeteksi PMI undocumented yang menjadi korban TPPO membutuhkan kepekaan dan empati lebih dari sekadar pengecekan dokumen. Kemenko PMK merekomendasikan sistem data terpadu lintas lembaga untuk mengidentifikasi pola rekrutmen ilegal lebih awal, dipadukan dengan kampanye penyadaran publik yang intensif di daerah-daerah kantong PMI agar masyarakat tidak mudah tergiur iming-iming pekerjaan ilegal.</p>
<p>The post <a href="https://suaramigrannusantara.org/2026/04/pmi-undocumented-banyak-terjebak-sindikat-perdagangan-manusia/">PMI Undocumented Banyak Terjebak Sindikat Perdagangan Manusia</a> appeared first on <a href="https://suaramigrannusantara.org">suaramigrannusantara.org</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suaramigrannusantara.org/2026/04/pmi-undocumented-banyak-terjebak-sindikat-perdagangan-manusia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Organisasi Buruh Migran Dorong Perbaikan Tata Kelola Migrasi</title>
		<link>https://suaramigrannusantara.org/2026/04/organisasi-buruh-migran-dorong-perbaikan-tata-kelola-migrasi/</link>
					<comments>https://suaramigrannusantara.org/2026/04/organisasi-buruh-migran-dorong-perbaikan-tata-kelola-migrasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Apr 2026 04:26:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[BP2MI]]></category>
		<category><![CDATA[Buruh migran]]></category>
		<category><![CDATA[CPMI]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi Migrasi]]></category>
		<category><![CDATA[HAM]]></category>
		<category><![CDATA[hari perempuan sedunia]]></category>
		<category><![CDATA[Kampanye Migrasi Aman]]></category>
		<category><![CDATA[Kebijakan Migrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian P2MI]]></category>
		<category><![CDATA[KP2MI]]></category>
		<category><![CDATA[migran]]></category>
		<category><![CDATA[Migrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Migrasi Aman]]></category>
		<category><![CDATA[Migrasi Prosedural]]></category>
		<category><![CDATA[PMI]]></category>
		<category><![CDATA[TKI]]></category>
		<category><![CDATA[TKW]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suaramigrannusantara.org/organisasi-buruh-migran-dorong-perbaikan-tata-kelola-migrasi/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Lokakarya Tripartit JBM-KP2MI-ILO Mei 2025 dihadiri 206 peserta hasilkan 8 area prioritas reformasi tata kelola migrasi. Armayanti Sanusi: komodifikasi perempuan buruh migran terus meningkat. ILO dorong pendekatan tripartit integrasikan perspektif HAM dan gender.</p>
<p>The post <a href="https://suaramigrannusantara.org/2026/04/organisasi-buruh-migran-dorong-perbaikan-tata-kelola-migrasi/">Organisasi Buruh Migran Dorong Perbaikan Tata Kelola Migrasi</a> appeared first on <a href="https://suaramigrannusantara.org">suaramigrannusantara.org</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA, — Jaringan Buruh Migran (JBM) bersama KP2MI dan APINDO, dengan dukungan ILO melalui Program PROTECT, menggelar Lokakarya Tripartit pada Mei 2025 untuk mendorong perbaikan tata kelola migrasi tenaga kerja Indonesia. Lokakarya yang dihadiri 76 peserta luring dan 130 peserta daring ini menghasilkan rekomendasi penting untuk memperkuat sistem pengawasan penempatan dan perlindungan PMI dari tingkat pusat hingga daerah.</p>
<p>Ketua Solidaritas Perempuan, Armayanti Sanusi, menyoroti bahwa tata kelola migrasi yang responsif gender masih jauh dari ideal. &#8220;Komodifikasi perempuan buruh migran di pasar kerja terus meningkat, sementara mekanisme perlindungan yang memadai belum tersedia. Ini paradoks yang berbahaya,&#8221; tegasnya. Lokakarya mengidentifikasi delapan area prioritas reformasi, termasuk transparansi rekrutmen, standar kontrak kerja, jaminan sosial lintas batas, dan mekanisme pengaduan yang accessible.</p>
<p>Perwakilan ILO di Indonesia, Michiko Miyamoto, menekankan pentingnya pendekatan tripartit dalam tata kelola migrasi yang melibatkan pemerintah, pengusaha, dan pekerja secara setara. Program PROTECT yang didukung ILO bertujuan membangun sistem perlindungan PMI yang berkelanjutan dengan mengintegrasikan perspektif HAM dan keadilan gender. Kementerian P2MI berkomitmen menindaklanjuti rekomendasi melalui penyusunan regulasi turunan yang lebih operasional.</p>
<p>The post <a href="https://suaramigrannusantara.org/2026/04/organisasi-buruh-migran-dorong-perbaikan-tata-kelola-migrasi/">Organisasi Buruh Migran Dorong Perbaikan Tata Kelola Migrasi</a> appeared first on <a href="https://suaramigrannusantara.org">suaramigrannusantara.org</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suaramigrannusantara.org/2026/04/organisasi-buruh-migran-dorong-perbaikan-tata-kelola-migrasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Selamat Bertugas, Heni Hamidah: Harapan Baru Pelindungan Hukum WNI dan Pekerja Migran Indonesia yang Lebih Komprehensif</title>
		<link>https://suaramigrannusantara.org/2026/04/selamat-bertugas-heni-hamidah-harapan-baru-pelindungan-hukum-wni-dan-pekerja-migran-indonesia-yang-lebih-komprehensif/</link>
					<comments>https://suaramigrannusantara.org/2026/04/selamat-bertugas-heni-hamidah-harapan-baru-pelindungan-hukum-wni-dan-pekerja-migran-indonesia-yang-lebih-komprehensif/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 15:02:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[BP2MI]]></category>
		<category><![CDATA[BP3MI]]></category>
		<category><![CDATA[Buminu Sarbumusi]]></category>
		<category><![CDATA[Buruh migran]]></category>
		<category><![CDATA[CPMI]]></category>
		<category><![CDATA[F-Buminu Sarbumusi]]></category>
		<category><![CDATA[Federasi Buminu Sarbumusi]]></category>
		<category><![CDATA[Hak Pekerja Migran]]></category>
		<category><![CDATA[HAM]]></category>
		<category><![CDATA[iran]]></category>
		<category><![CDATA[Kebijakan Migrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenlu]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian P2MI]]></category>
		<category><![CDATA[KP2MI]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri P2MI]]></category>
		<category><![CDATA[migran]]></category>
		<category><![CDATA[Migrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Migrasi Aman]]></category>
		<category><![CDATA[Migrasi Prosedural]]></category>
		<category><![CDATA[P3MI]]></category>
		<category><![CDATA[pekerja migran]]></category>
		<category><![CDATA[Perlindungan PMI]]></category>
		<category><![CDATA[PMI]]></category>
		<category><![CDATA[TPPO]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suaramigrannusantara.org/?p=2044</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA &#8211; Pelantikan Heni Hamidah sebagai Direktur Pelindungan Hukum pada Direktorat Pelindungan Warga Negara Indonesia (WNI) Kementerian Luar Negeri Republik...</p>
<p>The post <a href="https://suaramigrannusantara.org/2026/04/selamat-bertugas-heni-hamidah-harapan-baru-pelindungan-hukum-wni-dan-pekerja-migran-indonesia-yang-lebih-komprehensif/">Selamat Bertugas, Heni Hamidah: Harapan Baru Pelindungan Hukum WNI dan Pekerja Migran Indonesia yang Lebih Komprehensif</a> appeared first on <a href="https://suaramigrannusantara.org">suaramigrannusantara.org</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">JAKARTA &#8211; Pelantikan Heni Hamidah sebagai Direktur Pelindungan Hukum pada Direktorat Pelindungan Warga Negara Indonesia (WNI) Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menjadi momentum penting dalam penguatan diplomasi perlindungan bagi WNI di luar negeri, khususnya Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang selama ini masih menghadapi berbagai persoalan kompleks lintas negara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Direktorat Pelindungan WNI sendiri merupakan garda terdepan negara dalam memberikan perlindungan konsuler, bantuan hukum, hingga proses repatriasi bagi WNI yang mengalami permasalahan di luar negeri. Lembaga ini memiliki mandat strategis dalam memastikan negara hadir bagi warganya di tengah dinamika global yang semakin kompleks .</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ucapan selamat atas amanah yang kini diemban Heni Hamidah tidak hanya menjadi simbol seremonial, tetapi juga mengandung harapan besar akan terwujudnya sistem pelindungan hukum yang lebih sinergis, adaptif, dan menyeluruh. Terlebih, tantangan perlindungan PMI saat ini tidak lagi sederhana, melainkan melibatkan persoalan hukum lintas yurisdiksi, perdagangan manusia, eksploitasi tenaga kerja, hingga kriminalisasi pekerja migran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Secara normatif, negara telah memiliki landasan kuat melalui Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia yang menegaskan bahwa pelindungan PMI mencakup aspek hukum, ekonomi, dan sosial sejak sebelum bekerja, selama bekerja, hingga setelah bekerja. Undang-undang ini juga menempatkan negara sebagai aktor utama dalam sistem pelindungan terpadu yang melibatkan pemerintah pusat, daerah, hingga masyarakat .</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun dalam praktiknya, implementasi regulasi tersebut masih menghadapi berbagai kendala serius. Sejumlah penelitian menunjukkan lemahnya koordinasi antar lembaga, pengawasan yang tidak optimal, serta perbedaan sistem hukum di negara tujuan yang kerap menghambat upaya perlindungan hukum bagi PMI . Bahkan, data pengaduan menunjukkan ribuan kasus pelanggaran hak PMI masih terjadi, dengan dominasi kasus di sektor pekerja rumah tangga yang rentan terhadap eksploitasi dan kekerasan .</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fenomena pekerja migran non-prosedural juga menjadi tantangan tersendiri. Mereka kerap berada di wilayah abu-abu hukum, sehingga akses terhadap perlindungan negara menjadi terbatas. Padahal, dalam perspektif hak asasi manusia dan konstitusi, status administratif tidak boleh menghapus hak dasar warga negara untuk mendapatkan perlindungan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam konteks inilah, kehadiran Heni Hamidah di posisi strategis tersebut diharapkan mampu memperkuat pendekatan diplomasi perlindungan yang lebih progresif, tidak hanya berbasis prosedur administratif, tetapi juga berbasis pada prinsip universal perlindungan warga negara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sinergisitas antar lembaga menjadi kata kunci. Kementerian Luar Negeri melalui Direktorat Pelindungan WNI perlu memperkuat koordinasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan, BP2MI, aparat penegak hukum, serta perwakilan RI di luar negeri agar penanganan kasus PMI dapat dilakukan secara cepat, terintegrasi, dan berkeadilan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, penguatan kerja sama bilateral dengan negara penempatan juga menjadi krusial, terutama dalam memastikan pengakuan terhadap hak-hak pekerja migran, akses bantuan hukum, serta perlindungan dari praktik eksploitasi dan perdagangan manusia sebagaimana diamanatkan dalam berbagai konvensi internasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Harapan publik pun mengarah pada lahirnya inovasi kebijakan yang mampu menjangkau kelompok PMI paling rentan, termasuk mereka yang non-prosedural maupun yang terjebak dalam kasus-kasus hukum kompleks di luar negeri. Pendekatan berbasis kemanusiaan, bukan sekadar administratif, menjadi tuntutan zaman.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan pengalaman dan kapasitas yang dimiliki, Heni Hamidah diharapkan mampu menjawab tantangan tersebut serta membawa transformasi dalam sistem pelindungan WNI yang lebih responsif dan berkeadilan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selamat bertugas. Di pundak Anda, negara menitipkan harapan jutaan warganya, yang bekerja jauh dari tanah air, namun tetap berhak atas satu hal yang paling mendasar: perlindungan tanpa syarat sebagai warga negara Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
<p>The post <a href="https://suaramigrannusantara.org/2026/04/selamat-bertugas-heni-hamidah-harapan-baru-pelindungan-hukum-wni-dan-pekerja-migran-indonesia-yang-lebih-komprehensif/">Selamat Bertugas, Heni Hamidah: Harapan Baru Pelindungan Hukum WNI dan Pekerja Migran Indonesia yang Lebih Komprehensif</a> appeared first on <a href="https://suaramigrannusantara.org">suaramigrannusantara.org</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suaramigrannusantara.org/2026/04/selamat-bertugas-heni-hamidah-harapan-baru-pelindungan-hukum-wni-dan-pekerja-migran-indonesia-yang-lebih-komprehensif/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<media:content url="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2026/01/08/695f9f0145fd3-plt-direktur-pelindungan-wni-pwni-kemlu-ri-heni-hamidah_1265_711.webp" medium="image"></media:content>
	</item>
		<item>
		<title>“Tubuh Tanpa Negara” (Catatan Sunyi dari Mereka yang Hidup di Luar Peta dan Hukum)</title>
		<link>https://suaramigrannusantara.org/2026/04/tubuh-tanpa-negara-catatan-sunyi-dari-mereka-yang-hidup-di-luar-peta-dan-hukum/</link>
					<comments>https://suaramigrannusantara.org/2026/04/tubuh-tanpa-negara-catatan-sunyi-dari-mereka-yang-hidup-di-luar-peta-dan-hukum/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Apr 2026 16:28:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SASTRA MIGRAN]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[BP2MI]]></category>
		<category><![CDATA[Buruh migran]]></category>
		<category><![CDATA[CPMI]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi Migrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Federasi Buminu Sarbumusi]]></category>
		<category><![CDATA[HAM]]></category>
		<category><![CDATA[Kebijakan Migrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenlu]]></category>
		<category><![CDATA[Migrasi Aman]]></category>
		<category><![CDATA[Migrasi Prosedural]]></category>
		<category><![CDATA[P3MI]]></category>
		<category><![CDATA[pekerja migran]]></category>
		<category><![CDATA[Penipuan Penempatan Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Perlindungan PMI]]></category>
		<category><![CDATA[TPPO]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suaramigrannusantara.org/?p=1997</guid>

					<description><![CDATA[<p>1. Negara yang Terselip di Saku Orang LainAku menyimpan negaraku di saku,tapi seseorang mencurinya saat aku tidur.Ketika aku terbangun,yang tersisa...</p>
<p>The post <a href="https://suaramigrannusantara.org/2026/04/tubuh-tanpa-negara-catatan-sunyi-dari-mereka-yang-hidup-di-luar-peta-dan-hukum/">“Tubuh Tanpa Negara” (Catatan Sunyi dari Mereka yang Hidup di Luar Peta dan Hukum)</a> appeared first on <a href="https://suaramigrannusantara.org">suaramigrannusantara.org</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>1. Negara yang Terselip di Saku Orang Lain</strong><br>Aku menyimpan negaraku di saku,<br>tapi seseorang mencurinya saat aku tidur.<br>Ketika aku terbangun,<br>yang tersisa hanya tubuh<br>tanpa kewarganegaraan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">/tyn/</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>2. Visa yang Tak Pernah Lahir</strong><br>Aku dilahirkan dua kali:<br>sekali oleh ibu,<br>sekali oleh kebutuhan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tapi visa itu<br>tak pernah sempat menjadi takdir,<br>hanya menjadi alasan<br>mengapa aku tak dilindungi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">/tyn/</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>3. Tubuh Tanpa Hukum</strong><br>Di negeri ini,<br>tubuhku tidak termasuk dalam undang-undang.<br>Ia berjalan, bekerja, berdarah,<br>tapi tak pernah tercatat sebagai luka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">/tyn/</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>4. Bayangan yang Dilarang Pulang</strong><br>Aku adalah bayangan<br>yang bekerja lebih keras dari tubuh.<br>Tapi ketika ingin pulang,<br>gerbang berkata:<br>“Bayangan tidak punya alamat.”</p>



<p class="wp-block-paragraph">/tyn/</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>5. Peta yang Menghapusku</strong><br>Aku mencari diriku di peta dunia,<br>tapi garis-garis itu menolak namaku.<br>Aku ada di antara negara,<br>tapi tak diakui oleh keduanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">/tyn/</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>6. Rumah yang Tidak Mengingatku</strong><br>Rumahku di kampung<br>mulai lupa wajahku.<br>Negaraku di sini<br>tak pernah ingin mengenalku.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Aku hidup di antara dua lupa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">/tyn/</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>7. Kontrak yang Tak Pernah Ditulis</strong><br>Aku bekerja dalam kesepakatan diam,<br>tanpa tinta, tanpa saksi.<br>Jika aku jatuh,<br>tak ada yang bisa membaca penderitaanku<br>sebagai pelanggaran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">/tyn/</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>8. Laut yang Menolak Mengembalikan</strong><br>Jika aku tenggelam,<br>laut tidak akan mengembalikanku.<br>Karena bahkan negara<br>tidak pernah benar-benar mengirimku.</p>



<p class="wp-block-paragraph">/tyn/</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>9. Bahasa yang Menjadi Jeruji</strong><br>Aku berbicara,<br>tapi kata-kataku berubah jadi debu<br>sebelum sampai ke telinga hukum.<br>Bahasa menjadi jeruji,<br>dan aku terkunci di dalamnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">/tyn/</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>10. Identitas yang Dihapus Perlahan</strong><br>Namaku hilang dari daftar,<br>wajahku hilang dari ingatan negara.<br>Aku masih hidup,<br>tapi hanya sebagai kesalahan administratif<br>yang dibiarkan bernapas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">/tyn/</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
<p>The post <a href="https://suaramigrannusantara.org/2026/04/tubuh-tanpa-negara-catatan-sunyi-dari-mereka-yang-hidup-di-luar-peta-dan-hukum/">“Tubuh Tanpa Negara” (Catatan Sunyi dari Mereka yang Hidup di Luar Peta dan Hukum)</a> appeared first on <a href="https://suaramigrannusantara.org">suaramigrannusantara.org</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suaramigrannusantara.org/2026/04/tubuh-tanpa-negara-catatan-sunyi-dari-mereka-yang-hidup-di-luar-peta-dan-hukum/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<media:content url="https://cmsny.org/wp-content/uploads/2020/06/shutterstock_556754704-1-scaled.jpg" medium="image"></media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PMI Nonprosedural Jadi Korban Sistem Migrasi yang Tidak Adil</title>
		<link>https://suaramigrannusantara.org/2026/04/pmi-nonprosedural-jadi-korban-sistem-migrasi-yang-tidak-adil/</link>
					<comments>https://suaramigrannusantara.org/2026/04/pmi-nonprosedural-jadi-korban-sistem-migrasi-yang-tidak-adil/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Apr 2026 04:26:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[BP2MI]]></category>
		<category><![CDATA[CPMI]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi Migrasi]]></category>
		<category><![CDATA[HAM]]></category>
		<category><![CDATA[Kampanye Migrasi Aman]]></category>
		<category><![CDATA[Kebijakan Migrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Migrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Migrasi Aman]]></category>
		<category><![CDATA[Migrasi Prosedural]]></category>
		<category><![CDATA[PMI]]></category>
		<category><![CDATA[TKI]]></category>
		<category><![CDATA[TKW]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suaramigrannusantara.org/pmi-nonprosedural-jadi-korban-sistem-migrasi-yang-tidak-adil/</guid>

					<description><![CDATA[<p>BP2MI catat 110.640 PMI nonprosedural dideportasi sejak 2020, 2.597 dipulangkan meninggal dunia. Anis Hidayah Komnas HAM: moratorium tanpa jalur legal alternatif ciptakan pasar gelap. DPR IX desak evaluasi kebijakan dan buka skema penempatan legal terjangkau.</p>
<p>The post <a href="https://suaramigrannusantara.org/2026/04/pmi-nonprosedural-jadi-korban-sistem-migrasi-yang-tidak-adil/">PMI Nonprosedural Jadi Korban Sistem Migrasi yang Tidak Adil</a> appeared first on <a href="https://suaramigrannusantara.org">suaramigrannusantara.org</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA, — PMI nonprosedural atau mereka yang berangkat ke luar negeri tanpa dokumen dan prosedur resmi terus menjadi korban sistem migrasi yang dipandang tidak adil. BP2MI mencatat sebanyak 110.640 PMI nonprosedural yang dideportasi sejak tahun 2020, dengan 2.597 orang dipulangkan dalam kondisi meninggal dunia. Ironisnya, keberadaan PMI nonprosedural justru semakin bertambah seiring moratorium penempatan ke beberapa negara, karena tidak ada alternatif jalur legal yang memadai.</p>
<p>Pengamat migrasi dari Komnas HAM, Anis Hidayah, menyebut akar masalah bukan semata ketidakpatuhan individu, tetapi kegagalan sistem. &#8220;Moratorium yang diberlakukan terlalu lama tanpa skema keberangkatan yang legal, aman, dan terjangkau justru menciptakan pasar gelap yang menguntungkan perantara ilegal,&#8221; jelasnya di Jakarta. Data menunjukkan sejak moratorium ke Timur Tengah diberlakukan, diperkirakan 183.000 PMI tetap berangkat secara tidak resmi.</p>
<p>Komisi IX DPR RI mendesak pemerintah mengevaluasi kebijakan moratorium dan menggantinya dengan sistem penempatan bersyarat yang tetap membuka jalur legal terjangkau. Akademisi hukum internasional dari Universitas Padjadjaran, Dr. Ima Mayasari, menganalisis bahwa negara tidak boleh menggunakan status nonprosedural sebagai alasan mengabaikan hak dasar atas keselamatan warga negara, karena perlindungan adalah kewajiban konstitusional yang tidak dapat ditawar.</p>
<p>The post <a href="https://suaramigrannusantara.org/2026/04/pmi-nonprosedural-jadi-korban-sistem-migrasi-yang-tidak-adil/">PMI Nonprosedural Jadi Korban Sistem Migrasi yang Tidak Adil</a> appeared first on <a href="https://suaramigrannusantara.org">suaramigrannusantara.org</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suaramigrannusantara.org/2026/04/pmi-nonprosedural-jadi-korban-sistem-migrasi-yang-tidak-adil/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pekerja Migran Indonesia Hadapi Tantangan Bahasa dan Budaya</title>
		<link>https://suaramigrannusantara.org/2026/04/pekerja-migran-indonesia-hadapi-tantangan-bahasa-dan-budaya/</link>
					<comments>https://suaramigrannusantara.org/2026/04/pekerja-migran-indonesia-hadapi-tantangan-bahasa-dan-budaya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Apr 2026 04:26:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[BP2MI]]></category>
		<category><![CDATA[CPMI]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi Migrasi]]></category>
		<category><![CDATA[HAM]]></category>
		<category><![CDATA[Kampanye Migrasi Aman]]></category>
		<category><![CDATA[Kebijakan Migrasi]]></category>
		<category><![CDATA[KP2MI]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri P2MI]]></category>
		<category><![CDATA[migran]]></category>
		<category><![CDATA[Migrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Migrasi Aman]]></category>
		<category><![CDATA[Migrasi Prosedural]]></category>
		<category><![CDATA[PMI]]></category>
		<category><![CDATA[TKI]]></category>
		<category><![CDATA[TKW]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suaramigrannusantara.org/pekerja-migran-indonesia-hadapi-tantangan-bahasa-dan-budaya/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Menteri KP2MI: PMI yang fasih bahasa negara tujuan lebih mampu lindungi hak dan hindari eksploitasi. BPS catat skill mismatch jadi masalah utama migrasi tenaga kerja Indonesia. Susi Fauziah Indramayu jadi bukti nyata investasi bahasa buka jalur penempatan lebih aman.</p>
<p>The post <a href="https://suaramigrannusantara.org/2026/04/pekerja-migran-indonesia-hadapi-tantangan-bahasa-dan-budaya/">Pekerja Migran Indonesia Hadapi Tantangan Bahasa dan Budaya</a> appeared first on <a href="https://suaramigrannusantara.org">suaramigrannusantara.org</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA, — Tantangan bahasa dan budaya menjadi hambatan nyata bagi banyak PMI dalam beradaptasi di negara penempatan dan melindungi diri dari eksploitasi. KP2MI mengidentifikasi kemampuan bahasa sebagai faktor kritis yang menentukan keberhasilan PMI di luar negeri. PMI yang tidak menguasai bahasa negara tujuan lebih rentan terhadap manipulasi kontrak kerja, tidak dapat mengadu ke pihak berwajib, dan tidak dapat memahami hak-hak mereka berdasarkan hukum lokal.</p>
<p>Menteri P2MI Abdul Kadir Karding menjadikan peningkatan keterampilan bahasa sebagai prioritas utama. &#8220;PMI yang fasih berbahasa negara tujuan memiliki posisi tawar yang jauh lebih baik, tidak mudah ditipu, dan lebih mampu mengadvokasi hak-haknya sendiri,&#8221; tegasnya. Kisah sukses Susi Fauziah dari Indramayu yang belajar bahasa Korea sejak 2021 dan berhasil ditempatkan di Korea Selatan melalui skema G to G pada 2024 menjadi contoh nyata bahwa investasi dalam kemampuan bahasa menghasilkan penempatan yang lebih aman.</p>
<p>Adaptasi budaya juga tidak kalah penting. PMI yang tidak memahami norma budaya negara tujuan seringkali mengalami kesalahpahaman dengan majikan yang berujung pada konflik. BPS mencatat skill mismatch—ketidaksesuaian antara keterampilan PMI dengan pekerjaan yang dilakukan—menjadi salah satu persoalan utama dalam migrasi tenaga kerja Indonesia. Pemerintah perlu memperluas dan meningkatkan kualitas program LPK hingga ke desa-desa terpencil dengan modul budaya dan bahasa yang relevan.</p>
<p>The post <a href="https://suaramigrannusantara.org/2026/04/pekerja-migran-indonesia-hadapi-tantangan-bahasa-dan-budaya/">Pekerja Migran Indonesia Hadapi Tantangan Bahasa dan Budaya</a> appeared first on <a href="https://suaramigrannusantara.org">suaramigrannusantara.org</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suaramigrannusantara.org/2026/04/pekerja-migran-indonesia-hadapi-tantangan-bahasa-dan-budaya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Program Pelatihan Migrasi Aman Digelar bagi Calon PMI</title>
		<link>https://suaramigrannusantara.org/2026/04/program-pelatihan-migrasi-aman-digelar-bagi-calon-pmi/</link>
					<comments>https://suaramigrannusantara.org/2026/04/program-pelatihan-migrasi-aman-digelar-bagi-calon-pmi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Apr 2026 04:26:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[BP2MI]]></category>
		<category><![CDATA[CPMI]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi Migrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kampanye Migrasi Aman]]></category>
		<category><![CDATA[Kebijakan Migrasi]]></category>
		<category><![CDATA[KP2MI]]></category>
		<category><![CDATA[migran]]></category>
		<category><![CDATA[Migrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Migrasi Aman]]></category>
		<category><![CDATA[Migrasi Prosedural]]></category>
		<category><![CDATA[PMI]]></category>
		<category><![CDATA[TKI]]></category>
		<category><![CDATA[TKW]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suaramigrannusantara.org/program-pelatihan-migrasi-aman-digelar-bagi-calon-pmi/</guid>

					<description><![CDATA[<p>KP2MI gelar pelatihan migrasi aman di Malang, Ponorogo, dan Tulungagung dengan ratusan peserta calon PMI dan keluarga. Kepala Disnaker Ponorogo: kesadaran migrasi legal meningkat signifikan pascaprogram. Migrant CARE dorong anggaran lebih besar untuk pelatihan di desa terpencil.</p>
<p>The post <a href="https://suaramigrannusantara.org/2026/04/program-pelatihan-migrasi-aman-digelar-bagi-calon-pmi/">Program Pelatihan Migrasi Aman Digelar bagi Calon PMI</a> appeared first on <a href="https://suaramigrannusantara.org">suaramigrannusantara.org</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA/PONOROGO, — Program pelatihan migrasi aman terus digelar di berbagai daerah kantong PMI sebagai bagian dari upaya preventif. KP2MI bersama Kemenko PMK dan berbagai mitra menggelar pelatihan terpadu di Malang (70 calon PMI), Ponorogo (100 keluarga PMI), Tulungagung, dan beberapa daerah lain sepanjang 2024-2025. Materi pelatihan mencakup prosedur migrasi aman, hak-hak PMI, literasi keuangan, kemampuan bahasa, dan kesiapan psikologis.</p>
<p>Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Ponorogo, Sulistyono, menyatakan program pelatihan ini telah mengubah pola pikir calon PMI di daerahnya. &#8220;Dulu banyak warga berangkat ikut-ikutan tanpa tahu prosedur. Sekarang kesadaran untuk berangkat secara legal dan tahu hak-haknya semakin meningkat,&#8221; ujarnya di Ponorogo. Program pelatihan juga mencakup simulasi menghadapi situasi darurat di luar negeri, cara menghubungi KBRI, dan prosedur pelaporan jika mengalami kekerasan atau eksploitasi.</p>
<p>Efektivitas program terlihat dari data pengaduan: PMI yang mendapat pelatihan komprehensif sebelum berangkat memiliki tingkat masalah yang secara signifikan lebih rendah di negara penempatan. Namun akses pelatihan berkualitas masih timpang antara wilayah perkotaan dan pedesaan. Migrant CARE merekomendasikan pemerintah mengalokasikan anggaran lebih besar untuk pelatihan migrasi aman di desa-desa terpencil, serta program pelatihan berbasis komunitas yang melibatkan PMI purna sebagai mentor.</p>
<p>The post <a href="https://suaramigrannusantara.org/2026/04/program-pelatihan-migrasi-aman-digelar-bagi-calon-pmi/">Program Pelatihan Migrasi Aman Digelar bagi Calon PMI</a> appeared first on <a href="https://suaramigrannusantara.org">suaramigrannusantara.org</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suaramigrannusantara.org/2026/04/program-pelatihan-migrasi-aman-digelar-bagi-calon-pmi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<media:content url="https://img.antarafoto.com/cache/400x300/2022/09/12/bp2mi-lepas-keberangkatan-pekerja-migran-indonesia-11zn9-dom.webp" medium="image"></media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Komunitas PMI di Malaysia Perkuat Jaringan Solidaritas</title>
		<link>https://suaramigrannusantara.org/2026/03/komunitas-pmi-di-malaysia-perkuat-jaringan-solidaritas/</link>
					<comments>https://suaramigrannusantara.org/2026/03/komunitas-pmi-di-malaysia-perkuat-jaringan-solidaritas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Mar 2026 02:58:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi Migrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kampanye Migrasi Aman]]></category>
		<category><![CDATA[Kebijakan Migrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Migrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Migrasi Aman]]></category>
		<category><![CDATA[Migrasi Prosedural]]></category>
		<category><![CDATA[Organisasi PMI]]></category>
		<category><![CDATA[PMI]]></category>
		<category><![CDATA[PMI di Malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[tengah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suaramigrannusantara.org/komunitas-pmi-di-malaysia-perkuat-jaringan-solidaritas/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Komunitas 1,6 juta PMI Malaysia perkuat jaringan ATKI sebagai jembatan bagi yang takut ke KBRI. Penempatan PMI ke Malaysia turun dari 72.257 (2023) menjadi 51.723 (2024). MoU 2022 Indonesia-Malaysia masih banyak aspek belum diimplementasikan termasuk hak cuti PMI.</p>
<p>The post <a href="https://suaramigrannusantara.org/2026/03/komunitas-pmi-di-malaysia-perkuat-jaringan-solidaritas/">Komunitas PMI di Malaysia Perkuat Jaringan Solidaritas</a> appeared first on <a href="https://suaramigrannusantara.org">suaramigrannusantara.org</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KUALA LUMPUR/JAKARTA — Komunitas PMI di Malaysia, yang merupakan kelompok terbesar dengan estimasi 1,6 juta orang menurut data Bank Indonesia, terus memperkuat jaringan solidaritas di tengah berbagai tantangan. Organisasi PMI Indonesia di Malaysia seperti ATKI Malaysia (Asosiasi Tenaga Kerja Indonesia) aktif menjalankan program pendampingan, bantuan hukum, dan pemberdayaan bagi PMI yang menghadapi masalah dengan majikan, agen, maupun aparat imigrasi Malaysia.</p>
<p>Ketua ATKI Malaysia, Eni Lestari, menyatakan jaringan solidaritas PMI sangat vital terutama bagi PMI undocumented yang tidak berani mendatangi KBRI karena takut dideportasi. &#8220;Kami menjadi jembatan antara PMI yang kesulitan dengan pemerintah Indonesia. Setiap minggu ada saja kasus baru yang masuk, mulai dari gaji tidak dibayar, paspor ditahan, hingga kekerasan fisik,&#8221; ungkapnya. Penempatan PMI ke Malaysia mengalami penurunan dari 72.257 pada 2023 menjadi 51.723 pada 2024.</p>
<p>Pemerintah Indonesia melalui KBRI Kuala Lumpur berupaya memperluas jangkauan layanan bagi PMI, termasuk membuka klinik hukum bergerak yang mendatangi kantong-kantong PMI di berbagai negara bagian Malaysia. Komunitas PMI di Malaysia terus menekan kedua pemerintah untuk menjalankan komitmen MoU 2022 yang masih banyak aspek belum diimplementasikan, khususnya hak atas cuti dan hari libur PMI.</p>
<p>The post <a href="https://suaramigrannusantara.org/2026/03/komunitas-pmi-di-malaysia-perkuat-jaringan-solidaritas/">Komunitas PMI di Malaysia Perkuat Jaringan Solidaritas</a> appeared first on <a href="https://suaramigrannusantara.org">suaramigrannusantara.org</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suaramigrannusantara.org/2026/03/komunitas-pmi-di-malaysia-perkuat-jaringan-solidaritas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
