<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ukraina Archives - suaramigrannusantara.org</title>
	<atom:link href="https://suaramigrannusantara.org/tag/ukraina/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suaramigrannusantara.org/tag/ukraina/</link>
	<description>Suara Migran, Suara Keadilan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 15 Oct 2026 05:41:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://suaramigrannusantara.org/wp-content/uploads/2026/02/cropped-WhatsApp-Image-2026-02-27-at-10.04.27-1-32x32.png</url>
	<title>Ukraina Archives - suaramigrannusantara.org</title>
	<link>https://suaramigrannusantara.org/tag/ukraina/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pekerja Migran Asing di Rusia Terancam Serangan Ukraina, Arus Pekerja Asia Tengah Turun 15 Persen</title>
		<link>https://suaramigrannusantara.org/2026/10/pekerja-migran-asing-di-rusia-terancam-serangan-ukraina-arus-pekerja-asia-tengah-turun-15-persen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Oct 2026 03:01:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[BP2MI]]></category>
		<category><![CDATA[Buminu]]></category>
		<category><![CDATA[Buruh migran]]></category>
		<category><![CDATA[CPMI]]></category>
		<category><![CDATA[HAM]]></category>
		<category><![CDATA[KP2MI]]></category>
		<category><![CDATA[migran]]></category>
		<category><![CDATA[Migrasi]]></category>
		<category><![CDATA[pekerja migran]]></category>
		<category><![CDATA[perang]]></category>
		<category><![CDATA[Perlindungan Pekerja Migran]]></category>
		<category><![CDATA[PMI]]></category>
		<category><![CDATA[Rusia]]></category>
		<category><![CDATA[Ukraina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suaramigrannusantara.org/?p=8291</guid>

					<description><![CDATA[<p>MOSKOW &#8211; Pekerja migran asing yang datang ke Rusia untuk mengisi kekurangan tenaga kerja kini menghadapi risiko keselamatan di tengah...</p>
<p>The post <a href="https://suaramigrannusantara.org/2026/10/pekerja-migran-asing-di-rusia-terancam-serangan-ukraina-arus-pekerja-asia-tengah-turun-15-persen/">Pekerja Migran Asing di Rusia Terancam Serangan Ukraina, Arus Pekerja Asia Tengah Turun 15 Persen</a> appeared first on <a href="https://suaramigrannusantara.org">suaramigrannusantara.org</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>MOSKOW</strong> &#8211; Pekerja migran asing yang datang ke Rusia untuk mengisi kekurangan tenaga kerja kini menghadapi risiko keselamatan di tengah perang Rusia-Ukraina. Serangan Ukraina terhadap kilang minyak, gudang, dan fasilitas industri di wilayah Rusia dilaporkan menimbulkan korban di kalangan pekerja asing yang mencari penghidupan di negara tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">The New York Times dalam laporan yang diterbitkan pada 13 Oktober 2026 menyoroti situasi pekerja asing yang semula datang ke Rusia untuk memperoleh penghasilan, tetapi kini menghadapi ancaman serangan terhadap lokasi industri tempat mereka bekerja. Serangan terhadap infrastruktur energi dan logistik tersebut memperluas risiko keamanan bagi tenaga kerja yang berada jauh dari garis depan pertempuran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rusia selama ini mengandalkan pekerja asing untuk membantu memenuhi kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor, terutama ketika kekurangan tenaga kerja domestik semakin terasa. Pekerja dari negara-negara Asia Tengah, termasuk Uzbekistan, Tajikistan, dan Kirgizstan, menjadi bagian penting dari arus migrasi tenaga kerja menuju Rusia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, daya tarik Rusia sebagai negara tujuan bekerja menghadapi tekanan dari berbagai faktor. Selain risiko keamanan akibat perang, kebijakan imigrasi yang semakin ketat dan meningkatnya biaya untuk memperoleh izin kerja turut memengaruhi keputusan warga asing untuk mencari pekerjaan di negara tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Data yang dilaporkan media kawasan Asia Tengah berdasarkan statistik otoritas perbatasan Rusia menunjukkan bahwa jumlah kedatangan warga Uzbekistan, Tajikistan, dan Kirgizstan dengan tujuan bekerja turun sekitar 15 persen pada semester pertama 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Jumlah kedatangan untuk tujuan kerja tercatat sekitar 1,9 juta, turun dari lebih dari 2,3 juta pada Januari hingga Juni 2025.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Angka tersebut mengacu pada jumlah kedatangan atau perjalanan lintas perbatasan untuk tujuan bekerja, bukan jumlah individu pekerja yang berbeda. Karena seseorang dapat melakukan perjalanan lebih dari sekali, angka itu tidak dapat langsung ditafsirkan sebagai jumlah pekerja yang meninggalkan pasar kerja Rusia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penurunan arus kedatangan tersebut terjadi ketika Rusia masih membutuhkan tenaga kerja untuk menopang berbagai kegiatan ekonomi. Pekerja migran dari Asia Tengah selama ini mengisi sejumlah pekerjaan di sektor konstruksi, layanan perkotaan, industri, dan jasa. Berkurangnya jumlah pekerja yang datang berpotensi menambah tekanan terhadap sektor-sektor yang sudah menghadapi kekurangan tenaga kerja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di sisi pekerja, kondisi tersebut menciptakan dilema. Rusia masih menawarkan peluang memperoleh pendapatan, tetapi risiko keselamatan, perubahan aturan keimigrasian, serta kenaikan biaya hidup dapat mengurangi manfaat ekonomi yang diharapkan. Pekerja yang harus membayar biaya perjalanan, dokumen, izin kerja, dan tempat tinggal perlu mempertimbangkan apakah penghasilan yang diterima sebanding dengan risiko serta pengeluaran selama bekerja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Serangan terhadap fasilitas industri juga memperlihatkan bahwa risiko pekerja migran tidak hanya berkaitan dengan hubungan kerja atau status keimigrasian. Keselamatan mereka turut dipengaruhi oleh situasi keamanan di negara penempatan, lokasi tempat kerja, dan kemungkinan terganggunya kegiatan ekonomi akibat konflik bersenjata. Karena itu, informasi mengenai kondisi keamanan dan prosedur darurat menjadi bagian penting dari persiapan sebelum keberangkatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah negara asal dan perwakilan diplomatik perlu memastikan pekerja memperoleh informasi yang memadai tentang risiko keamanan, akses bantuan konsuler, serta langkah yang harus ditempuh apabila tempat kerja terdampak serangan. Perusahaan pengguna tenaga kerja juga memiliki kepentingan untuk memastikan keselamatan pekerja, menyediakan prosedur evakuasi, dan memberikan informasi yang jelas ketika terjadi keadaan darurat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi Uzbekistan, Tajikistan, dan Kirgizstan, perkembangan tersebut menambah urgensi untuk memperluas pilihan pasar kerja di luar Rusia. Meski demikian, diversifikasi negara tujuan membutuhkan kesesuaian keterampilan, pengakuan kualifikasi, perlindungan hukum, dan mekanisme perekrutan yang transparan agar pekerja tidak berpindah dari satu bentuk kerentanan ke bentuk lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Situasi ini menunjukkan bahwa migrasi tenaga kerja tidak dapat dinilai hanya dari besarnya peluang kerja atau jumlah pekerja yang ditempatkan. Kepastian pekerjaan, upah yang layak, biaya perekrutan yang wajar, dan jaminan keselamatan harus menjadi bagian dari kebijakan penempatan. Di tengah berlanjutnya perang Rusia-Ukraina, perlindungan pekerja migran menjadi semakin penting karena mereka dapat ikut menanggung dampak konflik meskipun tujuan utama mereka datang ke Rusia adalah mencari nafkah.</p>
<p>The post <a href="https://suaramigrannusantara.org/2026/10/pekerja-migran-asing-di-rusia-terancam-serangan-ukraina-arus-pekerja-asia-tengah-turun-15-persen/">Pekerja Migran Asing di Rusia Terancam Serangan Ukraina, Arus Pekerja Asia Tengah Turun 15 Persen</a> appeared first on <a href="https://suaramigrannusantara.org">suaramigrannusantara.org</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQGnpTDgp-KBX2rA4EtzzYVS-iQs6vTra3a_w2QOu37r-lUxZJgYNlMKOH_&#038;s=10" medium="image"></media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
