Suara Migran Nusantara Logo
BERITA

Pemerintah Daerah Diminta Aktif Lindungi Warga yang Bekerja di Luar Negeri

 ·  admin admin

SEMARANG/SURABAYA, 9 Maret 2026 — Pemerintah daerah di berbagai wilayah diminta untuk lebih aktif dan proaktif melindungi warganya yang bekerja sebagai PMI di luar negeri. Respons cepat Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi yang langsung berkoordinasi dengan KP2MI saat konflik Timur Tengah memanas menjadi contoh positif. Sebaliknya, banyak pemerintah daerah yang belum memiliki protokol yang jelas untuk melindungi warganya yang bermasalah di luar negeri.

Ketua Fraksi PDI-P DPRD Jawa Timur, Wara Sundari Renny Pramana, menyatakan berdasarkan data SISKOP2MI terdapat sekitar 7.000 PMI asal Jawa Timur di Timur Tengah. “Keselamatan warga Jawa Timur yang bekerja di luar negeri harus menjadi prioritas. Pemprov Jatim harus aktif berkoordinasi dengan pemerintah pusat, KBRI, serta instansi terkait,” tegasnya. Kepala BP3MI Sumsel, Waydinsyah, juga mengumumkan kesiapsiagaan daerahnya dalam menghadapi potensi eskalasi konflik.

Wamen P2MI menyerukan penguatan kapasitas pemerintah daerah dalam perlindungan PMI, termasuk pelatihan bagi aparatur daerah, pembentukan tim respons cepat, dan alokasi anggaran khusus dalam APBD. UU No. 18 Tahun 2017 sudah memberikan mandat jelas kepada pemerintah daerah untuk berperan aktif, namun implementasinya masih sangat bervariasi antardaerah. Kemendagri perlu mendorong sinkronisasi kebijakan dan kapasitas pemerintah daerah dalam perlindungan PMI.

BP2MI BP3MI CPMI KP2MI P3MI Perlindungan PMI PMI tengah timur TKI TKW
Berita Terkait
Amparan Dukung Pembentukan Pengadilan Khusus Pekerja Migran: TPPO Bukan Kejahatan Biasa
BERITA
Amparan Dukung Pembentukan Pengadilan Khusus Pekerja Migran: TPPO Bukan Kejahatan Biasa
27 Mar 2026
BERITA
Tenaga Kerja Tak Terlihat Asia di Timur Tengah: Geopolitik Keselamatan Buruh Migran
27 Mar 2026
BERITA
Keluarga PMI Berperan Penting dalam Perlindungan Migrasi Aman
27 Mar 2026