Pimpinan Pusat Federasi-Buminu Sarbumusi Audiensi Ke BP2MI
Pimpinan Pusat Federasi Buruh Migran Nusantara (PP F-BUMINU) Sarbumusi mendatangi kantor BP2MI bersama mitra pejuang Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) Aman, 25 Juli 2024. adapun agenda utamnya PP F-BUMINU berdiskusi bersama dengan Nanti Direkturat penempatan Asia Afrika, Bapak Mucharom.
Dalam pertemuan tersebut PP F-BUMINU menyampaikan pentingnya Sistem penempatan ke Jepang, kesiapan SDM terutama Skill worker dan mental religius para CPMI.




“Bahwa dalam rangka upaya edukasi masyarakat tentang menjadi CPMI aman, F-BUMINU mempunyai BLKK Jurusan Bahasa asing. Pun tidak hanya itu, murid akan di bekali mental religius dan kompetensi dasar lainya,” kata Ali Nurdin di pembukaan diskusi.
Lebih lanjut Ia Sampaikan, mental religus ini penting, mengingat siapapun yang mempunyai rencana kerja di luar negeri itu harus adaptasi sikap dan mental kerja sesuai negara penempatan. Jangan sampai PMI sudah bekerja di sana di pecat gara-gara salah sikap.
Masih pada kesempatan diskusi, Ali Nurdin dan tim mempunyai harapan kepada BP2MI agar memperperbanyak balai ujian CPMI agar mereka yang tinggal diluar Jawa tidak kejauhan melaksanakan Ujian.
Menanggapi hal itu, Direkturat penempatan Asia Afrika, Bapak Mucharom merespon dengan semangat atas upaya yang dilakukan oleh F-BUMINU untuk PMI.
“BP2MI selalu berpegang teguh dengan norma yang berlaku. selalu mengingstkan kepada PJTK terutama Proses penempatan CPMI jangan sampai ada malasah,” ungkap Mucharom.
Soal titik ujian kami akan upayakan agar CPMI khusunya tujuan Asiadan Afrikan bisa menjangkau lokasi lokasi paling dekat.
Mucharom berpendapat soal SDM CPMI ini harus perkuat dari sejak proses belajar bahasa. Contoh CPMI menpubyai latar belakang petani, mereka juga harus diperkuat kompetensinya di dunia pertanian.
“Syukur-syukur CPMI ketika proses pendidikan sudah selesai, dan kebetulan ada user mau menerina SDM pertanian, lebih enak
Kalau bisa di tambah bidang. Suplay tenaga kesehatan dan sektor hotel, pertanian. Bekali komprtensi teknis berdassrkan latar belakang.