<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PMI Perempuan Archives - suaramigrannusantara.org</title>
	<atom:link href="https://suaramigrannusantara.org/tag/pmi-perempuan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suaramigrannusantara.org/tag/pmi-perempuan/</link>
	<description>Suara Migran, Suara Keadilan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 04 Apr 2026 04:26:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://suaramigrannusantara.org/wp-content/uploads/2026/02/cropped-WhatsApp-Image-2026-02-27-at-10.04.27-1-32x32.png</url>
	<title>PMI Perempuan Archives - suaramigrannusantara.org</title>
	<link>https://suaramigrannusantara.org/tag/pmi-perempuan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Laporan Kasus Eksploitasi PMI Meningkat dalam Dua Tahun Terakhir</title>
		<link>https://suaramigrannusantara.org/2026/04/laporan-kasus-eksploitasi-pmi-meningkat-dalam-dua-tahun-terakhir/</link>
					<comments>https://suaramigrannusantara.org/2026/04/laporan-kasus-eksploitasi-pmi-meningkat-dalam-dua-tahun-terakhir/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 04:26:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[BP2MI]]></category>
		<category><![CDATA[CPMI]]></category>
		<category><![CDATA[hari perempuan sedunia]]></category>
		<category><![CDATA[Kekerasan terhadap PMI Perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[KP2MI]]></category>
		<category><![CDATA[PMI]]></category>
		<category><![CDATA[PMI Bermasalah]]></category>
		<category><![CDATA[PMI Perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[TKI]]></category>
		<category><![CDATA[TKW]]></category>
		<category><![CDATA[TPPO]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suaramigrannusantara.org/laporan-kasus-eksploitasi-pmi-meningkat-dalam-dua-tahun-terakhir/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pengaduan PMI bermasalah naik dari 707 (2023) menjadi 1.500 kasus (2024), 956 berindikator perdagangan orang. Kasus TPPO Kepri naik dari 68 menjadi 82 kasus pada 2025. Nining Elitos JBM: data resmi hanya puncak gunung es, ribuan kasus tak pernah dilaporkan.</p>
<p>The post <a href="https://suaramigrannusantara.org/2026/04/laporan-kasus-eksploitasi-pmi-meningkat-dalam-dua-tahun-terakhir/">Laporan Kasus Eksploitasi PMI Meningkat dalam Dua Tahun Terakhir</a> appeared first on <a href="https://suaramigrannusantara.org">suaramigrannusantara.org</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA, — Laporan kasus eksploitasi terhadap PMI menunjukkan tren peningkatan dalam dua tahun terakhir. Data KP2MI mencatat 1.500 pengaduan PMI bermasalah pada 2024, dengan 956 di antaranya memiliki indikator perdagangan orang termasuk perekrutan ilegal dan pemalsuan dokumen. Angka ini meningkat dari 707 pengaduan pada 2023 yang 28 di antaranya diduga merupakan kasus perdagangan orang. Data Polda Kepri menunjukkan kasus TPPO meningkat dari 68 kasus pada 2024 menjadi 82 kasus pada 2025.</p>
<p>Koordinator Advokasi JBM, Nining Elitos, menilai data pengaduan yang tercatat hanya merupakan puncak gunung es dari kondisi sesungguhnya. &#8220;Banyak PMI yang tidak melapor karena takut dideportasi, tidak tahu ke mana harus mengadu, atau karena laporan mereka sebelumnya tidak ditindaklanjuti. Data resmi jauh di bawah realita,&#8221; tegasnya. Laporan Komnas Perempuan 2024 juga menunjukkan meningkatnya kasus kekerasan berbasis gender yang dialami PMI perempuan, termasuk modus baru berupa ancaman melalui media sosial.</p>
<p>Faktor yang mendorong peningkatan laporan antara lain semakin masifnya penggunaan media sosial oleh PMI untuk melaporkan kasus secara langsung, meningkatnya kesadaran PMI tentang hak-haknya, dan luasnya jaringan organisasi advokasi. Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan KemenPPPA, Desy Andriani, menyerukan penanganan komprehensif yang melibatkan semua kementerian terkait. Tanpa pembenahan sistemik, tren peningkatan kasus eksploitasi PMI diperkirakan akan terus berlanjut.</p>
<p>The post <a href="https://suaramigrannusantara.org/2026/04/laporan-kasus-eksploitasi-pmi-meningkat-dalam-dua-tahun-terakhir/">Laporan Kasus Eksploitasi PMI Meningkat dalam Dua Tahun Terakhir</a> appeared first on <a href="https://suaramigrannusantara.org">suaramigrannusantara.org</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suaramigrannusantara.org/2026/04/laporan-kasus-eksploitasi-pmi-meningkat-dalam-dua-tahun-terakhir/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<media:content url="https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/e/e7/Indonesian_maids_in_hong_kong_park.jpg/960px-Indonesian_maids_in_hong_kong_park.jpg?_=20120101183312" medium="image"></media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PMI Perempuan Hadapi Risiko Kerja Tanpa Perlindungan</title>
		<link>https://suaramigrannusantara.org/2026/03/pmi-perempuan-hadapi-risiko-kerja-tanpa-perlindungan/</link>
					<comments>https://suaramigrannusantara.org/2026/03/pmi-perempuan-hadapi-risiko-kerja-tanpa-perlindungan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Mar 2026 02:58:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[hari perempuan sedunia]]></category>
		<category><![CDATA[P3MI]]></category>
		<category><![CDATA[Perlindungan PMI]]></category>
		<category><![CDATA[Perlindungan PMI Perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[PMI]]></category>
		<category><![CDATA[PMI Perempuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suaramigrannusantara.org/pmi-perempuan-hadapi-risiko-kerja-tanpa-perlindungan/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Penelitian UNPAM 2026: 160.000 PMI perempuan Hong Kong masih hadapi eksploitasi, pemotongan gaji, dan pelanggaran kontrak meski dilindungi UU formal. Komnas Perempuan: perlindungan butuh intervensi tiga level—individual, institusional, dan struktural. UN Women dukung program pendidikan hukum berbasis komunitas.</p>
<p>The post <a href="https://suaramigrannusantara.org/2026/03/pmi-perempuan-hadapi-risiko-kerja-tanpa-perlindungan/">PMI Perempuan Hadapi Risiko Kerja Tanpa Perlindungan</a> appeared first on <a href="https://suaramigrannusantara.org">suaramigrannusantara.org</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA — PMI perempuan menghadapi risiko kerja tanpa perlindungan yang jauh lebih besar dibandingkan pekerja laki-laki, terutama mereka yang bekerja di sektor informal. Laporan pemantauan Komnas Perempuan 2024 mengungkap berbagai bentuk pelanggaran: eksploitasi tenaga kerja tanpa upah, kekerasan fisik dan psikis, pelecehan seksual, pemaksaan kontrasepsi, hingga penahanan dokumen. Kondisi ini diperparah oleh sistem hukum di beberapa negara penempatan yang tidak memberikan perlindungan setara bagi pekerja rumah tangga.</p>
<p>Akademisi hukum dari Universitas Pamulang, Lulu Syakirah Alatas, dalam penelitian yang dipresentasikan pada Seminar Nasional 2026, menemukan bahwa PMI perempuan di Hong Kong—meski jumlahnya lebih dari 160.000 orang—masih menghadapi persoalan serius eksploitasi, pemotongan gaji, kekerasan, dan pelanggaran kontrak. &#8220;Kesenjangan antara norma hukum dan pelaksanaan perlindungan masih sangat lebar. PMI perempuan secara formal terlindungi UU No. 18 Tahun 2017, namun dalam praktik sehari-hari, perlindungan itu sering tidak hadir,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Komisioner Komnas Perempuan menegaskan bahwa penguatan perlindungan PMI perempuan memerlukan intervensi di tiga level sekaligus: individual (melalui edukasi dan pemberdayaan), institusional (melalui pengawasan P3MI dan KBRI yang lebih ketat), dan struktural (melalui reformasi regulasi dan diplomasi bilateral). UN Women mendukung program pendidikan hukum berbasis komunitas yang terbukti efektif meningkatkan kapasitas PMI perempuan dalam melindungi diri.</p>
<p>The post <a href="https://suaramigrannusantara.org/2026/03/pmi-perempuan-hadapi-risiko-kerja-tanpa-perlindungan/">PMI Perempuan Hadapi Risiko Kerja Tanpa Perlindungan</a> appeared first on <a href="https://suaramigrannusantara.org">suaramigrannusantara.org</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suaramigrannusantara.org/2026/03/pmi-perempuan-hadapi-risiko-kerja-tanpa-perlindungan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
