Federasi Buminu Sarbumusi Ucapkan Selamat kepada Pengurus Baznas 2026–2031, Dorong Peran Lebih Besar bagi Pekerja Migran
Jakarta — Ketua Umum Federasi Buminu Sarbumusi, Ali Nurdin, menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus baru Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) masa bakti 2026–2031 setelah menerima Surat Keputusan Presiden yang diserahkan oleh Menteri Agama. Ia berharap kepengurusan baru mampu memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat, termasuk bagi para pekerja migran Indonesia (PMI).
Penyerahan SK Presiden kepada pengurus Baznas dilakukan oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar di Operation Room kantor pusat Kementerian Agama, Jakarta, Selasa (10/3/2026). SK tersebut merupakan keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk masa jabatan 2026–2031.
“Selamat kepada para pengurus Baznas yang baru. Kami berharap Baznas semakin kuat sebagai lembaga yang tidak hanya menghimpun zakat, tetapi juga mampu menghadirkan program-program pemberdayaan sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat, termasuk pekerja migran Indonesia,” kata Ali Nurdin dalam keterangannya, Rabu (11/3/2026).
Menurut Ali Nurdin, keberadaan Baznas memiliki arti penting bagi komunitas pekerja migran yang selama ini menghadapi berbagai tantangan sosial, ekonomi, hingga persoalan perlindungan di negara penempatan. Ia menilai dana zakat dapat menjadi salah satu instrumen strategis untuk memperkuat pendidikan, bantuan kemanusiaan, hingga advokasi bagi PMI dan keluarganya.
“Bagi pekerja migran, Baznas dapat menjadi mitra penting dalam memberikan motivasi melalui program pendidikan, bantuan sosial kemanusiaan, hingga dukungan advokasi ketika menghadapi persoalan di luar negeri,” ujarnya.
Ia juga menilai bahwa potensi zakat dari kalangan pekerja migran Indonesia sangat besar apabila dikelola secara sistematis dan transparan. Dengan sinergi yang baik antara Baznas dan organisasi masyarakat sipil, tidak menutup kemungkinan akan lahir banyak muzaki baru dari kalangan PMI.
“Ke depan kita bisa mendorong gerakan sosial zakat dari pekerja migran untuk pekerja migran. Harapannya, para PMI yang telah berhasil secara ekonomi dapat menunaikan zakat melalui Baznas sehingga manfaatnya kembali dirasakan oleh komunitas PMI sendiri,” kata Ali.
Sebelumnya, Menteri Agama Nasaruddin Umar saat menyerahkan SK Presiden menyampaikan harapan agar kepengurusan Baznas yang baru dapat meningkatkan penghimpunan zakat secara signifikan.
“Pengurus Baznas yang baru ini kiranya bisa menjadikan kenaikan zakat hingga tiga kali lipat. Saat ini Baznas bisa menghimpun sekitar Rp41 triliun,” kata Nasaruddin Umar.
Ia juga mengingatkan para amil zakat agar tetap berpegang pada ketentuan syariat dalam penyaluran zakat kepada delapan golongan penerima (ashnaf), serta mengembangkan pengelolaan dana keumatan lainnya seperti sedekah, wakaf, dan instrumen filantropi Islam lainnya.
Menag juga menyampaikan pesan agar para pengurus Baznas menjaga kepercayaan yang diberikan pemerintah dan masyarakat, sekaligus mendukung visi Presiden Prabowo dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat kecil dan menengah.
Adapun anggota Baznas periode 2026–2031 yang menerima SK Presiden antara lain Dikdik Sodik Mujahid, Zainut Tauhid Saadi, Rizaludin Kurniawan, Saidah Sakwan, Syarifuddin, Idy Muzayyad, Mokhamad Mahdum, Neyla Saida Anwar, Abu Rokhmad, Fatoni, dan Mochamad Agus Rofiudin.
Ali Nurdin berharap kepengurusan baru Baznas dapat memperluas jangkauan program zakat hingga komunitas pekerja migran Indonesia di berbagai negara.
“Jika dikelola dengan baik, zakat bukan hanya instrumen ibadah, tetapi juga kekuatan sosial yang mampu mengangkat martabat umat, termasuk para pekerja migran yang selama ini menjadi salah satu tulang punggung ekonomi bangsa,” pungkasnya.