Yayasan Mawar Bina Insani Kolaborasi Bersama SPPG Kebonturi Geliatkan Qurban Idul Adha
Cirebon – Yayasan Mawar Bina Insani menggelar perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 H dengan melakukan penyembelihan dan pendistribusian hewan qurban di Blok Kidas, Desa Kebonturi, Cirebon. Kegiatan tahunan ini menjadi momentum krusial karena bertepatan dengan momentum kolaborasi perdana bersama keluarga besar SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) Kebonturi.
Langkah ini mempertegas komitmen nyata yayasan yang kini telah resmi terverifikasi sebagai mitra Badan Gizi Nasional (BGN) dalam mengawal perbaikan gizi masyarakat di tingkat akar rumput.
Ketua Yayasan Mawar Bina Insani, Didi Kusnadi, menyampaikan bahwa mulai tahun ini, Yayasan resmi mengelola SPPG Kebonturi. Sinergi ini diharapkan menjadi motor penggerak peningkatan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat lokal.
“Kami sangat bersyukur bisa berbagi kebahagiaan dengan warga. Sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. Al-Hajj ayat 28 untuk memberi makan orang yang sengsara dan fakir, melalui qurban ini kami ingin memastikan seluruh warga dapat merasakan nikmat dan keberkahan secara merata,” ujar Didi.

Dukung Program Ketahanan Gizi Nasional
Didi menambahkan, kehadiran SPPG Kebonturi di bawah pengelolaan yayasan membawa misi strategis yang sejalan dengan visi besar Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam akselerasi pemenuhan gizi masyarakat serta pemberdayaan ekonomi arus bawah.
“Sebagai mitra resmi BGN, kami berharap hadirnya SPPG ini dapat memberikan dampak ekonomi secara langsung bagi masyarakat, sekaligus memastikan pemenuhan gizi yang optimal di tingkat pedesaan melalui program-program yang terukur,” lanjutnya.
Untuk memastikan kualitas asupan yang dibagikan, pihak yayasan juga menggandeng Pengawas Gizi dan Asisten Lapangan guna terlibat aktif dari hulu ke hilir. Keterlibatan tim ahli ini bertujuan menjaga higienitas daging qurban sekaligus mengedukasi warga mengenai pentingnya konsumsi protein hewani yang berkualitas.

Semangat Gotong Royong Purna Pekerja Migran
Sisi menarik dari aksi sosial ini adalah tingginya semangat gotong royong warga setempat. Didi Kusnadi mengungkapkan bahwa dirinya, bersama mayoritas warga di Desa Kebonturi, merupakan purna (mantan) Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Pengalaman hidup dan bekerja di luar negeri telah menempa mereka menjadi pribadi yang tangguh, mandiri, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi terhadap tanah kelahiran. Sinergi antara Yayasan Mawar Bina Insani, SPPG Kebonturi, dan BGN ini diharapkan dapat terus berlanjut demi membawa kemaslahatan yang lebih luas di masa depan.