Suara Migran Nusantara Logo
BERITA

Advokasi Buruh Migran Perlu Dukungan Publik Lebih Luas

 ·  admin admin

JAKARTA,  — Perjuangan advokasi buruh migran Indonesia membutuhkan dukungan publik yang lebih luas untuk dapat menghasilkan perubahan kebijakan yang signifikan. Para pegiat advokasi PMI mengakui isu perlindungan PMI sering kali tidak mendapatkan perhatian publik yang sebanding dengan besarnya permasalahan, kecuali ketika ada kasus yang viral di media sosial. Padahal, PMI berkontribusi pada devisa negara sebesar USD 15,7 miliar atau Rp 263,8 triliun pada 2024.

Direktur Eksekutif Migrant CARE, Wahyu Susilo, menggarisbawahi perlunya membangun koalisi advokasi yang lebih luas, mencakup media, akademisi, serikat pekerja dalam negeri, dan masyarakat umum. “Perubahan kebijakan tidak datang hanya dari aktivis LSM. Kita membutuhkan tekanan publik yang masif dan konsisten agar pemerintah memprioritaskan perlindungan PMI,” ujarnya. Survei menunjukkan kesadaran publik Indonesia tentang kondisi PMI masih rendah.

Beberapa inisiatif media kreatif, termasuk dokumenter, podcast, dan konten media sosial tentang kehidupan PMI, mulai mendapat respons positif dari publik, terutama kaum muda. Komnas HAM menyatakan bahwa dukungan publik yang kuat adalah modal penting dalam mendorong pemerintah mengambil langkah reformasi perlindungan PMI yang lebih berani dan konsisten. Lembaga pendidikan didorong memasukkan materi tentang hak-hak buruh migran dalam kurikulum pendidikan kewarganegaraan.

Advokasi PMI BP2MI Buruh migran CPMI Hak Buruh Migran HAM migran PMI TKI TKW
Berita Terkait
Ambisi 700 Ribu PMI 2026: Antara Target Besar Mukhtarudin dan Realitas Kualitas SDM
BERITA
Ambisi 700 Ribu PMI 2026: Antara Target Besar Mukhtarudin dan Realitas Kualitas SDM
2 Apr 2026
BERITA
Pekerja Migran Indonesia Hadapi Tantangan Bahasa dan Budaya
2 Apr 2026
Sumber: https://e3.365dm.com/25/01/768x432/skynews-donald-trump-mar-a-lago_6793694.jpg?20250107170927
BERITA
Tedi Yusnanda N: “Donald Trump Sakit Jiwa!”
2 Apr 2026